Transformasi Pertanian Melalui Digital Marketing: Studi Kasus Komunitas Seven Summits Di Ambon

Agricultural Transformation Through Digital Marketing: A Case Study of the Seven Summits Community in Ambon

  • Ahmat Rifai Program Studi Ilmu Lingkungan, Sekolah Ilmu Lingkungsan, Universitas Indonesia
  • Abdul Muin
  • Halim
  • Lambeli Rajani
  • Rizky A Laitupa
  • Aldo
  • Cecep Febrian Samoal
  • Jossh Christheyn Endrew Talakua
  • Heinrich Rakuasa
  • Muhammad Zia Ulhaq Payapo
Keywords: pertanian presisi; digital marketing; hortikultura; pemuda; Ambon

Abstract

Pertanian Indonesia menghadapi tantangan klasik seperti rendahnya produktivitas dan keterbatasan akses pasar, terutama di daerah kepulauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi pertanian komunitas melalui penerapan teknologi budidaya sederhana dan strategi pemasaran digital oleh Komunitas Seven Summits di Ambon. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi di lapangan, wawancara mendalam, serta pengumpulan dokumen terkait aktivitas promosi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem tanam tumpangsari, rotasi tanaman, serta strategi pemasaran melalui Instagram, Google Bisnis, dan WhatsApp berhasil meningkatkan efisiensi produksi, memperluas jangkauan pasar, serta menstabilkan pendapatan. Keuntungan juga digunakan untuk program sosial berupa beasiswa pendidikan bagi remaja masjid, mencerminkan pendekatan agrosociopreneur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi pertanian presisi sederhana dan digital marketing dapat menjadi model pengembangan agribisnis berbasis pemuda yang layak direplikasi di berbagai daerah.

Published
2025-09-17
How to Cite
Ahmat Rifai, Abdul Muin, Halim, Lambeli Rajani, Rizky A Laitupa, Aldo, Cecep Febrian Samoal, Jossh Christheyn Endrew Talakua, Heinrich Rakuasa, & Muhammad Zia Ulhaq Payapo. (2025). Transformasi Pertanian Melalui Digital Marketing: Studi Kasus Komunitas Seven Summits Di Ambon. Prosiding SENTANI: Seminar Nasional Pertanian Indonesia, 1(1), 429-437. Retrieved from https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/SENTANI/article/view/2810