Pemanfaatan Bawang Merah Sebagai ZPT Terhadap Pertumbuhan Setek Batang Kelor (Moringa oleifera Lam)

Utilization of Shallot as a Growth Regulator for the Growth of Moringa Stem Cuttings (Moringa oleifera Lam)

  • Ahmad Suhaibi Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Dirgahani Putri Universitas Muhammadiyah Jakarta
Keywords: Ekstrak bawang merah, tanaman, setek

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera Lam.) adalah tumbuhan tahunan yang memiliki banyak manfaat, mulai dari sebagai sumber makanan sehat dan obat-obatan, hingga berpotensi digunakan sebagai bahan bakar serta membantu memperbaiki kualitas lingkungan. Peningkatan produksi bibit tanaman kelor dapat dilakukan dengan perbanyakan secara vegetatif yaitu setek. Keberhasilan perbanyakan setek dipengaruhi banyak faktor terutama konsentrasi auksin dan kondisi bahan setek yang digunakan. Bawang merah merupakan salah satu tanaman yang dapat dijadikan sebagai ZPT alami, karena bawang merah mengandung hormon auksin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan setek batang kelor. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2024 di Dinas Pusat Pengembangan Benih Kebun Bibit dan Laboratorium Lebak Bulus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) terdiri dari lima perlakuan : Rootone-F 0.3 g/L (kontrol), ekstrak bawang merah 12.5%, ekstrak bawang merah 25%, ekstrak bawang merah 37.5%, dan ekstrak bawang merah 50%. Pemberian ekstrak bawang merah pada pertumbuhan setek kelor dapat berperan meningkatkan atau menurunkan pertumbuhan kelor. Pertumbuhan kelor terbaik diperoleh melalui pemberian ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 37,5% sedangkan pemberian ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 50% memberikan dampak penurunan dalam pertumbuhan kelor.

Published
2025-09-22
How to Cite
Suhaibi, A., & Putri, D. (2025). Pemanfaatan Bawang Merah Sebagai ZPT Terhadap Pertumbuhan Setek Batang Kelor (Moringa oleifera Lam) . Prosiding SENTANI: Seminar Nasional Pertanian Indonesia, 1(1), 468-477. Retrieved from https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/SENTANI/article/view/2856