Analisis Pemasaran Gula Merah Tebu UD Bumi Asih Di Desa Wonokusumo Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso

Marketing Analysis of Sugarcane Brown Sugar at UD Bumi Asih In Wonokusumo Village, Tapen District, Bondowoso Regency

  • Sara Pranata Adi Putra Universitas Muhammadiyah Jember
  • Henik Prayuginingsih Universitas Muhammadiyah Jember
  • Anisa Nurina Aulia Universitas Muhammadiyah Jember
Keywords: Efisiensi Pemasaran, Gula Merah Tebu, Margin Pemasaran, Saluran Pemasaran, Struktur Pasar

Abstract

Efisiensi pemasaran merupakan salah satu aspek pemasaran dalam upaya meningkatkan pergerakan barang dari produsen ke konsumen Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemasaran gula merah tebu pada agroindustri UD Bumi Asih di Desa Wonokusumo Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pemilik agroindustri, pedagang pengecer, dan pabrik kecap. Data sekunder diperoleh dari studi pustaka dan data terkait. Hasil penelitian  mengidentifikasi ada dua saluran pemasaran gula merah tebu, yaitu : saluran nol tingkat (produsen langsung ke pabrik kecap) dan saluran satu tingkat (produsen ke pedagang pengecer ke konsumen). Kedua saluran pemasaran efisien berdasarkan analisis farmer's share, dengan nilai 100% pada saluran nol tingkat dan 76,19% pada saluran satu tingkat. Distribusi margin pada saluran satu tingkat memperlihatkan bahwa pedagang pengecer menerima 76,20% dari margin pemasaran sebagai keuntungan. Analisis struktur pasar di tingkat pedagang pengecer menggunaka n Indeks Herfindahl-Hirschman (IHH) mengindikasikan struktur pasar yang mengarah pada oligopsoni, yang terjadi  di tingkat pengecer menunjukkan adanya persaingan di antara beberapa pengecer selaku pembeli dari produsen.

Published
2025-09-16
How to Cite
Adi Putra, S. P., Prayuginingsih, H., & Aulia, A. N. (2025). Analisis Pemasaran Gula Merah Tebu UD Bumi Asih Di Desa Wonokusumo Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso. Prosiding SENTANI: Seminar Nasional Pertanian Indonesia, 1(1), 411-418. Retrieved from https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/SENTANI/article/view/2872