Formulasi Sus Kering Fungsional Dengan Penambahan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.)

Functional Dry Milk Formula with Added Red Amaranth (Amaranthus tricolor L.)

  • Ekky Adhitya Pratama Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini
  • Nabila Ainur Rahma Program Studi Seni Kuliner, Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini
  • Za’imah Munawaroh Program Studi Seni Kuliner, Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini
  • Esteria Priyanti Program Studi Seni Kuliner, Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini
Keywords: bayam merah, formulasi, fungsional, sus kering

Abstract

Penambahan bayam merah ke dalam sus kering berpotensi untuk meningkatkan nilai gizi dan memberikan manfaat fungsional, serta memberikan warna alami yang menarik agar sehingga dapat meningkatkan nilai jual sus kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sus kering dengan penambahan bayam merah dan mengevaluasi kualitas produk untuk mengetahui penerimaan masyarakat terhadap produk sus kering bayam merah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan penggunaan konsentrasi bayam merah sebesar 10%, 35% dan 60%. Setiap perlakuan diuji berdasarkan uji hedonik (warna, aroma, rasa, tekstur) oleh 30 panelis semi-terlatih. Hasil uji organoleptik dianalisis menggunakan microsoft excel 2019 dan disajikan dalam bentuk diagram batang. Hasil penelitian dalam bentuk evaluasi produk sus kering bayam merah dari aspek rasa, aroma, tekstur, dan warna menunjukkan bahwa penggunaan maksimal bayam merah dalam pembuatan sus kering adalah 10%. Jumlah penambahan ini, menurut panelis tidak mengganggu rasa, aroma, tekstur, dan warna sus kering. Dengan demikian, bayam merah dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pangan fungsional yang potensial dalam industri makanan ringan berbasis lokal.

Published
2025-09-15
How to Cite
Adhitya Pratama, E., Ainur Rahma, N., Munawaroh, Z., & Priyanti, E. (2025). Formulasi Sus Kering Fungsional Dengan Penambahan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Prosiding SENTANI: Seminar Nasional Pertanian Indonesia, 1(1), 76-82. Retrieved from https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/SENTANI/article/view/2881