Tingkat Serangan Hama Uret (Coleoptera : Scarabaeidae) dan Hasil Beberapa Kultivar Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.)
Infestation Level of White Grub (Coleoptera: Scarabaeidae) and Yield of Several Sweet Potato (Ipomoea batatas L.) Cultivars
Abstract
Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) memiliki potensi besar sebagai alternatif sumber pangan pengganti beras dan layak untuk dikembangkan. Namun, produksi ubi jalar kerap menghadapi kendala berupa serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang dapat menyebabkan penurunan hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui populasi, tingkat serangan hama uret (Coleoptera : Scarabaeidae), dan hasil beberapa kultivar ubi jalar (Ipomoea batatas L.). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 kultivar sebagai perlakuan. Perlakuan tersebut yaitu K1 (Lato-lato), K2 (Cilembu) K3 (Tailand), K4 (Kentang), K5 (Ase), dan K6 (Ungu), masing-masing diulang sebanyak 4 kali. Lokasi penelitian berada di Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Hasil penelitian ditemukan dua spesies hama uret yaitu Phyllophaga sp. dan Leucopholis sp. yang menyerang semua kultivar ubi jalar. Kultivar Ungu menunjukkan ketahanan tertinggi dengan rerata populasi terendah 8,5 ekor dan intensitas serangan terendah 15,82%. Sebaliknya kultivar Ase menunjukkan kerentanan tertinggi dengan rerata populasi 16 ekor dan intensitas serangan tertinggi 40,23%. Hasil umbi tertinggi yaitu pada kultivar Ase dengan rerata berat 1,05 kg/tanaman, dan terendah pada kultivar Ungu dengan rerata berat 0,45 kg/tanaman. Serangan hama uret hanya mengurangi kualitas visual ubi jalar, sehingga umbinya tetap aman dan layak untuk dikonsumsi.

