Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Rumah Tangga Terhadap Aklimatisasi Jeruk Keprok Borneo Prima (Citrus reticulata)
The Use of Liquid Organic Fertilizer (POC) from Household Waste for the Acclimatization of Borneo Prima Tangerines (Citrus reticulata)
Abstract
Jeruk keprok Borneo Prima (Citrus reticulata) termasuk jenis jeruk lokal unggulan yang berasal dari Kalimantan Timur. Ciri khas jeruk ini yaitu berasal dari dataran rendah, penampilan buah menarik dan mudah dikupas, rasanya manis dan menyegarkan. Pengembangan jeruk ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi jeruk di Indonesia yang semakin meningkat, tetapi jumlah produksi terbatas. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas jeruk adalah melalui teknik kultur jaringan. Aklimatisasi merupakan tahapan terakhir dari kultur jaringan agar tanaman dapat beradaptasi pada lingkungan aslinya. Pemberian pupuk sangat diperlukan pada tahap ini agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi pupuk organik cair limbah rumah tangga terbaik untuk pertumbuhan tanaman aklimatisasi jeruk keprok Borneo Prima. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan konsentrasi pupuk organik cair limbah rumah tangga (0 mL/L, 0,5 mL/L, 1 mL/L, 1,5 mL/L,dan 2 mL/L) dengan masing-masing 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair limbah rumah tangga konsentrasi 1,5 mL/L menghasilkan pertambahan tinggi tanaman dan luas daun terbaik, yaitu 2 cm dan 1,59 cm2, konsentrasi terbaik untuk pertambahan jumlah daun adalah 1 mL/L dan 0,5 mL/L yaitu 5,2 helai dan 5 helai , dan konsentrasi 2 mL/L merupakan konsentrasi terbaik untuk pertambahan jumlah akar dengan yaitu 6 akar. Konsentrasi pupuk organik cair limbah rumah tangga yang terbaik untuk pertumbuhan aklimatisasi tanaman jeruk keprok Borneo Prima adalah konsentrasi 1,5 mL/L.

