Penerapan Pertanian Presisi: Studi Kasus Program Pemberdayaan Masyarakat Tawangargo Smart-Eco Farming Village (TAMENG)
Application of Precision Agriculture: Case Study of the Tawangargo Smart-Eco Farming Village (TAMENG) Community Empowerment Program
Abstract
Program Tawangargo Smart-Eco Farming Village (TAMENG) yang diinisiasi PT Petrokimia Gresik merupakan solusi terintegrasi untuk mengatasi tantangan struktural pertanian di Desa Tawangargo, meliputi dampak perubahan iklim, degradasi tanah akibat penggunaan pupuk kimia berlebihan, polusi limbah pertanian, dan krisis regenerasi petani (95% petani berusia >40 tahun). Berbasis prinsip pertanian presisi, program ini mengadopsi teknologi IoT (pemantauan kondisi lahan, iklim), sistem irigasi presisi (drip system, sprinkle), dan pengelolaan limbah terpadu menjadi plant booster serta agensia hayati guna meningkatkan efisiensi sumber daya, produktivitas, dan keberlanjutan ekologis. Melalui pendekatan living lab berbasis partisipasi masyarakat, petani berperan sebagai koinovator dalam identifikasi masalah hingga pengambilan keputusan, didukung kolaborasi multipihak (akademisi, BPP Karangploso, BUMDes). Hasilnya, TAMENG tidak hanya memperkuat ketahanan iklim dan kapasitas petani, tetapi juga menarik generasi muda serta mengembangkan desa menjadi Climate Smart Agriculture Learning Center yang menuju sertifikasi P4S, menciptakan model pertanian presisi berkelanjutan yang replikabel di Kabupaten Malang.

