Pengaruh Jenis Media Tumbuh dan Lama Inkubasi Terhadap Pertumbuhan Trichoderma di Pemalang
The Effect of Growing Media Type and Incubation Period on The Growth of Trichoderma in Pemalang
Abstract
Cendawan Trichoderma merupakan salah satu jenis cendawan antagonis yang banyak dijumpai pada berbagai jenis tanah dan habitat. Trichoderma merupakan salah satu jenis cendawan yang dapat dimanfaatkan sebagai agens hayati pengendali pathogen tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis media tumbuh, lama inkubasi dan hubungan antara jenis media tumbuh dan lama waktu inkubasi terbaik terhadap pertumbuhan Trichoderma. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 sampai Maret 2025 di Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit wilayah Pekalongan di Pemalang. Penelitian dilaksanakan dengan metode RAL dua faktor dimana setiap faktor terdiri atas 3 taraf hingga diperoleh kombinasi perlakuan sebanyak 9 kombinasi. Hasil dari pengamatan akan dilakukan uji ANOVA dan BNT jika mengalami pengaruh yang signifikan pada tiap variabelnya. Variabel yang diamati meliputi pengamatan makroskopis, jumlah spora, kerapatan spora dan viabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis media berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan Trichoderma dengan media terbaik yang diperoleh adalah media jagung pecah. Hasil penelitian menunjukan lama inkubasi berpengaruh nyata terhadap beberapa variabel dengan hasil terbaik diperoleh pada 14 hari setelah inkubasi. Hubungan interaksi antara jenis media tumbuh dan lama inkubasi memiliki interaksi yang signifikan pada variabel makroskopis, jumlah spora dan kerapatan spora. Hasil kombinasi terbaik diperoleh yaitu media jagung pecah lama inkubasi 14 hari dengan rata-rata skoring 5,00 kemudian jumlah spora 6,94x106 spora/ml dan kerapatan spora 4,34x108 spora/ml.

