Upaya Peningkatan Produktivitas Tanaman Sawi Pagoda (Brassica rapa sub sp narinosa) Dengan Dosis Pupuk NPK dan Frekuensi Pemberian POC
Efforts to Improve The Productivity of Pagoda Mustard Plants (Brassica rapa sub sp narinosa) With NPK Fertilizer Dose and Frequency of Liquid Organic Fertilizer Application
Abstract
Sawi pagoda (Brassica narinosa L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi dan gizi tinggi serta berpotensi dikembangkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK dan frekuensi pemberian pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan tanaman sawi pagoda. Penelitian dilaksanakan di Desa Masin, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, pada Februari–April 2025. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk NPK (0, 150, 300, dan 450 kg/ha) dan frekuensi pemberian POC (2, 4, dan 6 kali), yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, berat basah brangkasan,dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk NPK berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun, luas daun, berat basah brangkasan, dan panjang akar. Dosis optimum diperoleh pada 300 kg/ha, yang menghasilkan jumlah daun 75,62 helai, luas daun 16,77 cm², dan berat basah brangkasan 22,14 gram. Frekuensi pemberian POC juga berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan panjang akar. Perlakuan terbaik diperoleh pada frekuensi empat kali aplikasi, dengan tinggi tanaman 17,91 cm, jumlah daun 24,45 helai, luas daun 16,65 cm², dan panjang akar 13,03 cm. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara dosis NPK dan frekuensi POC terhadap luas daun dan panjang akar. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi dosis pupuk NPK 300 kg/ha dan frekuensi pemberian POC sebanyak empat kali merupakan perlakuan terbaik untuk mendukung pertumbuhan tanaman sawi pagoda

