Interferensi Bahasa Dalam Debat Capres 2024: Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA

  • Liani Lutfiana Wati
  • Ika Arifianti

Abstract

Keragaman bahasa dan budaya masyarakat menjadi objek kajian dalam Sosiolinguistik, khususnya dalam konsep interferensi, yang menganalisis pengaruh bahasa satu terhadap bahasa lain dalam konteks sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa bentuk interferensi yang muncul pada tuturan calon presiden dalam debat capres 2024 dan mendeskripsikan implikasinya pada pembelajaran teks argumentasi di SMA. Jenis Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa penggalan tuturan antara penutur dan mitra tutur dalam debat capres 2024 pada kanal Youtube. Sumber data penelitian ini berupa tuturan dengan berbagai ragam bahasa interferensi yang diperoleh melalui pengamatan langsung di kanal Youtube Debat Capres 2024. Penelitian ini menghasilkan analisis data berupa temuan yang terbagi 4 jenis interferensi yaitu, (1) interferensi fonologis (2) interferensi morfologis (3) interferensi sintaksis (4) interferensi semantis. Interferensi dalam pembelajaran teks argumentasi di SMA berdampak pada kemampuan siswa menyampaikan pendapat dan sanggahan saat diskusi, sehingga mereka dapat memahami materi, menghargai perbedaan sudut pandang, memperkaya pengalaman belajar, dan meningkatkan keterampilan bahasa.

Published
2026-03-02
How to Cite
Lutfiana Wati, L., & Arifianti, I. (2026). Interferensi Bahasa Dalam Debat Capres 2024: Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA. Prosiding Seminar SATRIA, 1(1), 174-184. Retrieved from https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3333