https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/issue/feed Prosiding Seminar SATRIA 2026-03-06T07:25:57+00:00 Ariesma Setyarum seminarsatria@gmail.com Open Journal Systems <div style="display: flex; align-items: flex-start; gap: 20px; margin: 20px 0;"><!-- Foto Sampul --> <div style="flex: 0 0 180px;"><img src="/public/site/images/dinanurmalisa/Cover_Prosiding_Satria2.jpg" width="260" height="367"></div> <!-- Teks Deskripsi --> <div style="flex: 1; text-align: justify; font-size: 14px; line-height: 1.6;"> <p data-start="171" data-end="498">Prosiding <strong data-start="181" data-end="238">SATRIA (Bahasa dan Sastra Indonesia)</strong> merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan dalam kegiatan Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pekalongan. Seminar ini dirancang sebagai ruang akademik untuk mempertemukan para peneliti, akademisi, mahasiswa, guru, dan praktisi pendidikan dalam berbagi hasil penelitian, inovasi pembelajaran, serta pemikiran kritis di bidang bahasa, sastra, dan pengajarannya. Ruang lingkup artikel meliputi kajian teoretis maupun praktis terkait linguistik, sastra, pengajaran bahasa dan sastra, literasi, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa dan sastra di era digital.</p> <p data-start="500" data-end="930">Prosiding ini memuat hasil penelitian, kajian teoretis, maupun pengembangan inovasi pembelajaran di bidang bahasa, sastra, dan pengajarannya. Seluruh artikel yang diterbitkan telah melalui proses seleksi, penyuntingan, dan presentasi pada forum ilmiah, sehingga mencerminkan pemikiran akademis yang aktual, relevan, dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam ranah pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.</p> <p data-start="932" data-end="1214">Dengan diterbitkannya prosiding ini, diharapkan dapat menjadi rujukan ilmiah sekaligus sarana berbagi gagasan dan pengalaman antarpeneliti, dosen, guru, mahasiswa, dan praktisi pendidikan untuk memperkuat kontribusi keilmuan dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia di era global.</p> </div> </div> https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3317 Analisis Kebutuhan Guru Dan Siswa Terhadap Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Teks Prosedur Kelas XI SMK 2026-03-06T03:30:34+00:00 Retno Setia Asih retnosetiaasih@gmail.com Ariesma Seyarum rizma2208@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru dan siswa dalam media pembelajaran teks prosedur bahasa Indonesia kelas XI SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian dan pengembangan (R&amp;D) yang berfokus pada tahapan analisis kebutuhan sebagai langkah awal dari proses pengembangan media., dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami teks prosedur jika hanya menggunakan media cetak, dan mereka lebih menyukai sumber belajar yang interaktif dan berbasis teknologi. Guru juga menyoroti pentingnya media yang lebih menarik untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media digital, terutama yang berisi visual, animasi, dan contoh, dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks prosedur secara signifikan.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3318 Faktor Penyebab Hibriditas Dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap Karya Dion Bene Rajaguguk 2026-03-06T03:32:43+00:00 Hikmatul Aini Hikmatulaini1801@gmail.com Desyarini Puspita Dewi desyarinipd@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebab-sebab terjadinya hibriditas dalam film Ngeri-ngeri sedap . Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan pascakolonial dan semiotika, penelitian ini menganalisis karakter, dialog, dan unsur-unsur budaya dalam film tersebut. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hibriditas muncul dari tiga aspek utama: pendidikan, budaya, dan bahasa. Hibriditas pendidikan ditunjukkan melalui benturan dan peleburan pembelajaran modern dan nilai- nilai tradisional. Hibriditas budaya mencerminkan ketegangan antara identitas lokal dan nasional. Secara linguistik, penggunaan bahasa Sunda, Jawa, dan Batak oleh para tokoh menunjukkan pembentukan identitas yang berlapis-lapis. Bahasa-bahasa ini digunakan secara bergantian, menyoroti negosiasi identitas yang dinamis dalam latar multikultural dan multietnis. Dapat disimpulkan bahwa, film ini menggambarkan masyarakat Indonesia yang majemuk, di mana berbagai elemen budaya dan bahasa hidup berdampingan dan berinteraksi secara cair.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3319 Peran bahasa dan sastra dalam membentuk karakter siswa di abad ke-21: studi tentang nilai-nilai moral 2026-03-06T03:33:44+00:00 Miladia Nawarronnuhay pbsifkipunikal@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Bahasa dan sastra memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter peserta didik karena keudanya tidak hanya menjadi sarana komuniaksi, tetapi juga media pemnyampaian nilai-nilai kehidupan. Artikel ini membahas konntribusi bahasa dan sastra, kontribusi bahasa dan sastra, khususnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia, terhadap pendidikan karakter di sekolah. Melalui analisis terhadap teks sastra seperti cerpen, puisi, dan novel yang diajarkan di tingkat sekolah menengah, ditemukan bahwa unsur-unsur sastra mampu menanamkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan toleransi. Selain itu, kegiatan pembelajaran yang melibatkan apresiasi dan ekspresi bahasa juga mendukung pengembangan kepribadian yang refleksi dan kritis. Artikel ini merekomendasi integrasi materi sastra yang kaya akan nilai karakter dalam kurikulum serta metode pembelajaran yang dialogis dan partisipasif agar pendidikan karakter dapat berlangsung efektif.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3320 Pemanfaatan Tiktok Untuk Pembelajaran Apresiasi Puisi Berbasis Puisi Digital Pada Generasi Alpha 2026-03-06T03:34:38+00:00 Nur Isma Bela Pertiwi ismabela251@gmail.com Muhammad Haryanto emh4.jayabrata@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara generasi alpha berinteraksi dengan karya sastra, termasuk puisi. Artikel ini membahas tentang pemanfaatan TikTok sebagai sarana apresiasi puisiberbasis digital di kalangan generasi alpha. Melalui pendekatan deksriptif kualitatif. Penelitian ini mengeksplorasi TikTok digunakan untuk menyajikan puisi secara kreatif dan menarik. Hasil penelitian ini menghasilkan pemanfaatan TikTok untuk apresiasi puisi berbasis puisi digital pada generasi alpha yang dihasilkan dibagi menjadi satu indikator yaitu TikTok digunakan untuk platform berpuisi. Puisi di TikTok dapat memperluas dimensi apresiasi melalui visualisasi yang menjadikan lebih relevan dengan perkembangan digital masa kini. Dengan demikian, integrasi TikTok dalam apresiasi puisi dapat menjadi strategi inovatif untuk memperkuat literasi sastra di era digital.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3321 Retorika Profetik Pidato Wakil Presiden Gibran Rakabuming Implikasinya Pada Pembelajaran Menulis Teks Pidato Di SMP Kelas VIII 2026-03-06T03:35:27+00:00 Villa Anggita Pratiwi Villaanggita942@gmail.com Fahrudin Eko Hardiyanto Fahrudin2@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai dan implikasi retorika profetik dalam pidato Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam channel Youtube Wakil Presiden RI pada Pembelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer pada penelitian ini berupa data kualitatif yang bersumber dari data tuturan pidato dari channel youtube @Wakil Presiden RI dan data sekunder didapatkan dari buku- buku referensi mengenai komunikasi profetik, retorika, youtube, dan situs lain yang masih ada kaitannya dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, simak catat dan dokumentasi. Data yang telah ditemukan akan dianalisis sesuai dengan ethos, pathos, logos, humanisasi, liberasi, trasendensi, ethos-trasendensi, pathos-humanisasi dan logos-liberasi. dengan menggunakan teknik analisis data diantaranya : reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini ditemukan 9 data yaitu: (1) Ethos berkaitan dengan kredibilitas seorang pembicara, (2) Pathos berkaitan dengan daya tarik emosional audiens, (3) Logos berkaitan dengan pesan yang disampaikan pembicara harus masuk akal dan berdasarkan bukti yang jelas dan nyata, (4) Humanisasi berkaitan dengan cara penyampaian pembicara dan pesan yang disampaikan harus dapat memanusiakan manusia atau berkaitan dengan kemanusiaan, (5) Liberasi berkaiatan dengan pembebasan dari hal-hal negatif, (6) Trasendensi yang berkaiatan dengan religiulitas seseorang atau berkaiatan dengan agama seperti mengucap salam, berdoa dan bersyukur, (7) Ethos-trasendensi berkaitan dengan kredibilitas yang sesuai dengan ketuhanan, (8) Pathos-humanisasi berkaitan dengan karakter audiens dan bagaiamana cara pembicara memanusiakan manusia lewat kata-katanya dan (9) Logos-liberasi berkaitan dengan logika dan pembebasan dari hal-hal negatif.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3322 Penggunaan Bahasa Kolokial Pada Tuturan Food Vlogger Dalam Channel Youtube Budiono Sukses 2026-03-06T03:36:21+00:00 Farah Hasnah Imtinan farahhasna470@gmail.com Dina Nurmalisa farahhasna470@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan bahasa kolokial dalam tuturan food vlogger pada channel YouTube Budiono Sukses. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk penggunaan bahasa kolokial yang muncul dalam tuturan Budiono ketika mengulas kuliner di videonya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis berupa penggalan-penggalan tuturan dari video-video Budiono Sukses yang mengandung unsur bahasa kolokial, khususnya ketika ia mempromosikan makanan atau tempat makan tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak bebas libat cakap, yaitu dengan cara menonton video, mentranskripsikan tuturan, kemudian menganalisis bentuk-bentuk bahasa kolokial yang ditemukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat lima bentuk kolokial yang dominan digunakan oleh Budiono Sukses dalam video-videonya, yaitu: (1) kata tunggal (single words), (2) penggalan kata (clipped words), (3) polisemi (short picturesque words for technical terms), (4) kontraksi (contractions), dan (5) komposisi (verb-adverb combinations). Fungsi Budiono Sukses menggunakan bahasa kolokial dalam konten food vloggernya adalah untuk membangun kedekatan dengan penonton dan membuat gaya bahasanya terasa santai serta mudah dipahami.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3323 Simbol Kepemimpinan Yang Baik Dalam Film Tepatilah Janji Sutradara Garin Nugroho Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas Vii Semester Genap 2026-03-06T03:37:29+00:00 Nurul Fadhillah Nf047158@gmail.com Dina Nurmalisa dinanurma.pbsi@gmail.com <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol kepemimpinan yang baik dalam Film Tepatilah Janji sutradara Garin Nugroho dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Selain itu, bertujuan untuk mendeskripsikan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII semester genap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan yang mampu mendeskripsikan permasalahan dalam penelitian. Permasalahan ini, terdapat pada objek penelitian dan pembelajaran Bahasa Indonesia tentang menganalisis sajian visual dalam gambar adegan film. Film Tepatilah Janji menjadi objek penelitian karena mengandung simbol kepemimpinan yang baik dalam menepati janjinya sebagai seorang pemimpin daerah atau Bupati. Film ini merupakan perspektif dari seorang pemimpin yang mampu mewujudkan visi dan misinya. Sehingga, simbol yang ditemukan, berkaitan dengan kepemimpinan pada masa menepati janji atau masa terpilihnya sebagai pemimpin. Peneliti telah menemukan empat simbol kepemimpinan yang baik diantaranya simbol gunungan, simbol pemimpin sowan ke makam, simbol pemimpin yang baik dan simbol aksi kolektif dari warga. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tahap observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Adapun teknik analisisnya dengan mengelompokkan dan menganalisis simbol kepemimpinan yang baik berdasarkan teori semiotika Roland Barthes. Teori Roland Barthes akan mendeskripsikan makna denotasi, konotasi, dan mitos. Tingkat pemaknaan tersebut, terdiri dari tingkat bahasa dan mitos. Tingkat bahasa yang melalui analisis penanda dan petanda. Sedangkan tingkat mitos merupakan interpretasi dari tingkat bahasa untuk menyampaikan pesan berdasarkan kultur masyarakat. Hasil penelitian ini akan diimplikasikan terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII semester genap.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3324 Retorika Profetik Pidato Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Dalam Channel Youtube Kompas TV 2026-03-06T03:38:41+00:00 Tania Eka Wulandari ekawulandaritania@gmail.com Fahrudin Eko Hardiyanto ekawulandaritania@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Masyarakat dalam kehidupannya memperlukan retorika profetik untuk mencari dan memperoleh pengetahuan. Retorika menyebar luas dalam berbagai bidang politik, ekonomi, pendidikan, kesenian, dan jurnalistik. Hal ini dikaji dalam penggunaan bahasa seperti ajakan, rayuan, dan bujukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan retorika profetik pidato Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam channel youtube Kompas TV. Jenis penelitian ini menggunakan</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa penggalan tuturan pidato Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berpidato dalam channel youtube Kompas TV. Sumber data penelitian ini berupa tuturan pidato dengan berbagai retorika profetik seperti ethos, pathos, logos, humanisasi, liberasi, dan transendensi yang diperoleh melalui pidato Gubernur Jawa Barat dalam channel youtube Kompas TV. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan menyimak teks pidato yang telah diubah menjadi teks. Penelitian ini menghasilkan analisis data berupa temuan yang terbagi menjadi 6 nilai retorika profetik yaitu, (1) ethos berkaitan dengan kredibilitas orator;(2) pathos berkaitan dengan daya tarik emosional audiens;(3) logos berkaitan dengan argumen yang berdasarkan bukti, data fakta yang jelas;(4) humanisasi berkaitan dengan rasa kemanusiaan memanusiakan manusia;(5) liberasi berkaitan dengan pembebasan dari kemiskinan dan ancaman; dan (6) transendensi berupa adanya rasa syukur kepada Tuhan sebagai tempat bagi manusia bergantung dan mencari keadilan.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3325 Peran Perempuan Pada Film Yuni Dalam Gerakan Feminisme Untuk Menolak Adanya Sistem Budaya Patriarki 2026-03-06T03:39:36+00:00 Chintya Dwi Puji Lestari chintyalesteri@gmail.com Desyarini Puspita Dewi chintyalesteri@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini melatar belakangi sebuah bentuk ketidakadilan terhadap perempuan. Perempuan mampu mendongkrak batasan yang ada yang telah ditentukan sehingga mampu mematahkan stereotip yang ada, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran perempuan tokoh Yuni dalam film “Yuni” karya Kamila Andini dengan teori feminisme. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan data penelitian berupa kutipan dialog yang di dalamnya. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>film “Yuni” karya sutradara Kamila Andini. Tokoh Yuni peran perempuan melalui sebuah tindakan yang perempuan mampu berdikari, mimpi dan cita-cita merupakan perempuan yang mandiri, cerdas, tegas dan memiliki kerja keras yang tinggi. Untuk menegaskan peran perempuan dalam gerakan feminisme untuk menolak adanya sistem budaya patriarki. Seperti mandiri, cerdas, tegas, dan kerja keras. Penolakan terhadap perkawinan karena perempuan yang memiliki kebebasan beranggapan perkawinan dapat membunuh perempuan dalam hal ini lebih kepada kebebasan sendiri. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat dan dokumentasi melalui link Dailymontion yang sedang dilihat dengan memperhatikan peran perempuan pada film “Yuni” dalam gerakan feminisme untuk menolak adanya sistem budaya patriarki dan peran perempuan dalam sastra feminisme. Hasil penelitian ini secara umum menunjukkan peran perempuan pada film “Yuni” dalam gerakan feminisme untuk menolak adanya sistem budaya patriarki. Alasan penulis memilih jenis penelitian ini karena dapat membantu peneliti dalam memperoleh informasi mengenai feminisme dalam film “Yuni” terhadap gerakan feminisme untuk menolak adanya sistem budaya patriarki.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3326 Kohesi Gramatikal Dalam Poster Dan Iklan Layanan Mayarakat Di Kota Pekalongan 2026-03-06T03:40:14+00:00 Siska Fala Syifa siskafalasyifa@gmail.com Afrinar Pramitasari nurasyifaa2018@gmail.com <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kohesi gramatikal yang terdapat dalam poster dan iklan layanan masyarakat di Kota Pekalongan. Kohesi gramatikal berperan penting dalam membangun keutuhan wacana, khususnya dalam pesan-pesan publik yang singkat namun harus tetap jelas dan komunikatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan teori kohesi gramatikal dari Sumarlam (2009). Hasil analisis ditemukan 30 kohesi gramatikal dari poster dan iklan di ruang publik seperti pasar, stasiun, dan sekolah. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, baca, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan empat jenis kohesi gramatikal, yaitu: (1) referensi, terutama referensi persona dan deiksis tempat seperti “anda” dan “di sini”; (2) konjungsi, seperti “sebelum”, “tapi”, dan “atau” yang berfungsi menjaga hubungan logis antarpernyataan; (3) elipsis, yang berfungsi menyederhanakan kalimat dengan menghilangkan unsur yang bisa dipulihkan dari konteks; dan (4) substitusi, yang digunakan untuk menghindari pengulangan dan menjaga variasi bentuk ujaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa referensi merupakan jenis kohesi paling dominan, diikuti oleh konjungsi, sementara elipsis dan substitusi muncul dalam frekuensi lebih rendah. Temuan ini menegaskan peran kohesi gramatikal dalam membangun wacana publik yang padu, jelas, dan efektif, khususnya dalam konteks pesan layanan masyarakat.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3327 Pemanfaatn Puisi Audio Visual Youtube Dalam Pemebelajaran Menulis Puisi Berbasis Ketrampilan Berpikir Tingkat Tinggi HOTS 2026-03-06T03:42:01+00:00 Anggiya Ananda Sukma anggiyaanandasukma03@gmail.com Muhammad Haryanto anggiyaanandasukma03@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan pemanfaatan puisi audio visual youtube dalam pembelajaran menulis puisi berbasis berpikir tingkat tinggi (Hight Order Thinking Skills / HOTS). Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk memhami sejauh mana media puisi audivisual dapat merangsa kemampuan untuk berpikir tingkat secara kreatif, kritis, untuk proses membuat puisi youtube, terutama dalam konteks pembelajaran informal diluar lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi pustaka, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah alami. Pemanfaatan media digital seperti youtube digunakan sebgai bahan meningkatkan pemahaman penggunaan media digital dalam belajar sastra yang lebih fleksibel,dan</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>menarik bagi generasi digital untuk menulis puisi berbasis berpikir tingkat tinggi. Analisis data dilakukan dengan cara menyajikan, meredukasi, dan menarik kesimpulan bedasarkan pola yang muncul berupa kata dan kalimat dari positingan puisi youtube. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka. , simak, catat, dan dokumentasi. Hasil dari penleitian ini menunjukkan bahwa audio visual youtube memainkan peran penting dalam mempromosikan proses pemikiran pada tingkat tinggi saat menulis puisi. Media ini tidak hanya memotivasi dan tertarik untk belajar, untuk meningkatkan ketrampilan imajinatif, intrepetatif. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan youtube sebgaai media pendukung untuk pembelajaran sastra berbasis berpikir tingkat tinggi (Hight Order Thinking Skills / HOTS) terhadap perkembangan teknologi pada saat ini.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3328 Penggunaan Dialek Pada Masyarakat Di Desa Kalijambe Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan 2026-03-06T03:42:37+00:00 Susi Anggraeni susianggraeni7118@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini merupakan upaya mengkaji masalah penggunaan dialek pada masyarakat di desa kalaijambe kec sragi kab pekalongan dengan menggunakan teori penggunaan dialek yang dikemukakan oleh Pamungkas dan Hidayatullah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Langkah dalam penelitian ini, yaitu membaca, mencatat, kemudian memilah berdasarkan jenis dialek dalam pengguanaan dialek. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 30 data pada penggunaan dialek di desa kalijambe kec sragi kab pekalongan. Penelitian ini dapat disimpulkan dengan pendidikan dan pengajaran erat sekali terutama pada pembelajaran berbicara seperti diskusi kelompok siswa. Dengan bahasa dapat mempermudah guru dan siswa mengetahui ragam-ragam dialek bahasa di suatu daerah. Demikian juga bahasa tidak terlepas dari unsur bahasa, seperti unsur leksikal, fonemis, dan semantik.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3329 Wujud Dan Fungsi Dialek Bahasa Jawa Timuran Dalam Tuturan Tokoh Film “Yowis Ben” 2026-03-06T03:43:14+00:00 Atika Putri Kusuma pbsifkipunikal@gmail.com Ika Arifianti pbsifkipunikal@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dan fungsi dialek bahasa Jawa Timuran dalam tuturan tokoh film Yowis Ben. Dialek Jawa Timuran yang dimksud dalam penelitian ini mencakup dialek Suroboyoan dan dialek Malangan yang digunakan secara konsisten oleh pemain film Yowis Ben. Sumber data penelitian ini adalah tuturan yang dituturkan oleh pemain film Yowis Ben. Data penelitian ini berupa penggalan tuturan pemain film Yowis Ben. Tuturan yang dijadikan data adalah tuturan yang diduga merupakan dialek Jawa Timuran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak bebas libat cakap yang didampingi dengan teknik catat. Proses analisis data dilakukan setelah seluruh data berhasil dikumpulkan dengan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut. 1) Data yang telah siap diklasifikasikan berdasarkan tujuh fungsi bahasa sesuai dengan teori yang dijadikan acuan yaitu teori Halliday, 2) Data yang telah diklasifikasikan berdasarkan tuturan tokoh untuk mengidentifikasi fungsi bahasa yang digunakan, 3) Menarik kesimpulan dari temuan yang diperoleh dari hasil penelitian.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3330 Hibriditas Genre Dalam Film “Sekawan Limo” Sebagai Refleksi Gaya Baru Sinema 2026-03-06T03:43:51+00:00 Arfiyana Yudiarsih yudiarsih.arviyana160902@gmail.com Desyarini Puspita Dewi yudiarsih.arviyana160902@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini membahas bentuk hibriditas genre dalam film Sekawan Limo karya Bayu Skak, yang memadukan tiga jenis genre yaitu genre horor, komedi, serta budaya dan kepercayaan lokal dalam satu narasi sinematik. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana perpaduan ketiga unsur tersebut membentuk gaya penceritaan baru dalam sinema Indonesia kontemporer. Objek kajian berupa film Sekawan Limo dianalisis dari segi struktur naratif, karakter, suasana visual, serta simbol-simbol budaya yang menyertainya, untuk memahami bagaimana elemen horor dan komedi berpadu dengan nilai-nilai tradisional Jawa. Hibriditas genre dalam film ini dipandang sebagai bentuk eksperimen estetika yang mencerminkan pergeseran gaya dalam perfilman modern, dengan menyatukan unsur-unsur hiburan dan budaya secara harmonis. Penelitian ini menunjukkan bahwa Sekawan Limo tidak hanya menyajikan hiburan yang segar, tetapi juga merepresentasikan arah baru dalam gaya sinema nasional melalui keberanian menggabungkan genre populer dengan kearifan lokal.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3331 Komunikasi Verbal Dialek Ngapak Tegal dalam Konten TikTok @Nanalbaliklagi 2026-03-06T03:44:33+00:00 Nabila Rosada rosadanabila@gmail.com Dina Nurmalisa rosadanabila@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan diksi dan intonasi dalam dialek ngapak Tegal pada konten TikTok akun @Nanalbaliklagi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik untuk mendeskripsikan secara sistematis penggunaan bahasa humor dalam tuturan lisan pada konten video TikTok tersebut. Data berupa diksi (kata umum dan khusus) dan intonasi dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap dan dicatat dalam bentuk transkrip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @Nanalbaliklagi menggunakan diksi umum dan khusus dengan intonasi khas dialek ngapak Tegal. Selain itu, intonasi medok khas dialek ngapak Tegal juga berperan dalam memperkuat ekspresi dalam komunikasi verbal di media sosial terutama platform TikTok.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3332 Kajian Hermeneutika Schleiermacher Pada Puisi Youtube Fiersa Besari dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Puisi Generasi Z 2026-03-06T03:45:18+00:00 Aninda Syazahra Nabila anindasyazahra02@gmail.com Muhammad Haryanto anindasyazahra02@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna puisi yang dipublikasikan melalui kanal youTube Fiersa Besari dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Schleiermacher. Dua video puisi yang menjadi objek kajian adalah puisi yang berjudul “Ada Wajahmu di Kaki Langit” dan “Untukmu”. Fokus analisis diarahkan pada dua tahapan utama dalam hermeneutika Schleiermacher, yaitu interpretasi gramatikal yang mencakup struktur bahasa, diksi, dan simbol, serta interpretasi psikologis yang menelusuri emosi dan maksud batin dari penyair. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak, catat, dan studi dokumentasi.. Sumber data utama adalah teks dan narasi puisi yang terdapat pada kanal YouTube resmi Fiersa Besari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi tersebut memuat makna simbolik yang mendalam dan menyentuh tema-tema emosional yang dekat dengan kehidupan Generasi Z. Temuan ini menunjukkan bahwa puisi digital tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga relevan sebagai media pembelajaran sastra yang interaktif dan kontekstual di era digital.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3333 Interferensi Bahasa Dalam Debat Capres 2024: Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA 2026-03-06T03:45:54+00:00 Liani Lutfiana Wati lianiluttt1234@gmail.com Ika Arifianti lianiluttt1234@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Keragaman bahasa dan budaya masyarakat menjadi objek kajian dalam Sosiolinguistik, khususnya dalam konsep interferensi, yang menganalisis pengaruh bahasa satu terhadap bahasa lain dalam konteks sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa bentuk interferensi yang muncul pada tuturan calon presiden dalam debat capres 2024 dan mendeskripsikan implikasinya pada pembelajaran teks argumentasi di SMA. Jenis Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa penggalan tuturan antara penutur dan mitra tutur dalam debat capres 2024 pada kanal Youtube. Sumber data penelitian ini berupa tuturan dengan berbagai ragam bahasa interferensi yang diperoleh melalui pengamatan langsung di kanal Youtube Debat Capres 2024. Penelitian ini menghasilkan analisis data berupa temuan yang terbagi 4 jenis interferensi yaitu, (1) interferensi fonologis (2) interferensi morfologis (3) interferensi sintaksis (4) interferensi semantis. Interferensi dalam pembelajaran teks argumentasi di SMA berdampak pada kemampuan siswa menyampaikan pendapat dan sanggahan saat diskusi, sehingga mereka dapat memahami materi, menghargai perbedaan sudut pandang, memperkaya pengalaman belajar, dan meningkatkan keterampilan bahasa.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3334 Pemanfaatan AI dalam Pembuatan Musikalisasi Puisi Inovatif untuk Pembelajaran Apresiasi Puisi Era 4.0 2026-03-06T03:46:36+00:00 Dilla Sari Wijayanti dillasariwijayanti15@gmail.com Muhamad Haryanto dillasariwijayanti15@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini mengkaji pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat inovatif dalam musikalisasi puisi pada pembelajaran apresiasi puisi di era Revolusi Industri 4.0. Perkembangan teknologi telah membuka peluang baru dalam pendidikan, termasuk dalam menyajikan karya sastra melalui media digital yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>kualitatif dengan melibatkan tiga platform AI, yaitu Suno.ai, Songgenerator, dan AI Music. Lima puisi karya penyair Indonesia diproses melalui masing- masing platform dan dianalisis berdasarkan kualitas hasil musikalisasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Suno.ai mampu memproses teks panjang dan menyediakan unduhan lagu tanpa batas waktu, namun mengalami kendala dalam pembacaan tanda baca serta ketuntasan puisi panjang. Songgenerator menghasilkan vokal yang natural dan alur lirik yang lancar, tetapi memiliki batas waktu akses dan beberapa kesalahan pelafalan. AI Music menyajikan vokalisasi yang ekspresif dan musik yang terstruktur, namun cenderung memotong bagian puisi yang panjang. Secara keseluruhan, musikalisasi puisi berbasis AI memiliki potensi untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik dalam pembelajaran digital. Dengan pendampingan guru, teknologi ini dapat memperkaya proses pembelajaran sastra tanpa mengurangi nilai estetika puisi. Penelitian ini menjadi dasar bagi studi lanjutan terkait peran AI dalam pendidikan sastra.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3336 Peran Algoritma Media Sosial Dalam Meningkatkan Eksistensi Penulis Alternate Universe Di Cybersastra 2026-03-06T03:47:17+00:00 Rahmatika Nurul Aini rhmtikaaa@gmail.com Ariesma Setyarum rizma2208@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penulis alternate universe dalam cybersastra sebagai bagian dari perkembangan karya sastra yang mampu menggabungkan antara kreativitas dengan teknologi dalam satu lingkup yang memberikan manfaat besar dan relevansi dengan kemajuan zaman. Dengan menggunakan media sosial X sebagai salah satu mediator dalam memperluas eksistensi penulis alternate universe, para penulis tentu harus mengetahui cara kerja dari setiap elemen yang terdapat pada media sosial X, termasuk algoritma dari media sosial itu sendiri, karena dalam media sosial sekalipun, distribusi karya tidak dapat terlepas dari kontribusi algoritma yang mengelola visibilitas konten. Dengan fokus mengkaji permasalahan terkait memahami peran algoritma media sosial dalam meningkatkan eksistensi penulis alternate universe di cybersastra, penelitian ini memiliki tujuan untuk membahas mengenai peran algoritma media sosial dalam membantu meningkatkan eksistensi penulis yang pada saat ini sedang aktif menciptakan karya alternate universe yang dipublikasikannya melalui media sosial X, agar karyanya memiliki kesempatan untuk terus terlihat dan tersebar luas pada linimasa pengguna media sosial X lainnya.</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang digunakan untuk mengungkapkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa eksistensi para penulis sebagai penulis alternate universe di media sosial X dapat ditentukan berdasarkan sejauh mana sistem algoritma dalam media sosial tersebut dapat menyebarluaskan karya yang dipublikasikan dan menjangkau lebih banyak pembaca.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3337 Analisis Dialek Wonosobo : Kajian Sosiolinguistik 2026-03-06T03:48:00+00:00 Min Alvi Zahra minalvizahra@gmail.com Ika Arfianti minalvizahra@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Masyarakat dengan berbagai latar belakang sosial, budaya, dan ekonomi dapat menciptakan beragam cara komunikasi, yang terdiri dari variasi Bahasa, Dialek, dan gaya Bahasa. Pemilihan Bahasa dapat mencerminkan identitas seseorang, misalnya Bahasa gaul di kalangan remaja. Penggunaan Bahasa formal dan informal juga dapat mencerminkan hubungan sosial atau kedekatan dengan lawan bicara. Di era globalisasi ini penggunaan Bahasa dapat menggambarkan identitas yang lebih luas, seperti kecenderungan menggunakan Bahasa asing. Pemahaman tentang sosiolinguistik tidak hanya mengkaji tentang perubahan Bahasa tetapi mengkaji tentang pengaruh globalisasi terhadap perubahan pola Komunikasi dalam masyarakat. Dialek dapat mencerminkan perbedaan gaya Bahasa yang digunakan oleh individu berdasarkan faktor-faktor, diantaranya seperti faktor latar belakang sosial, profesi, dan konteks komunikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bentuk dialek Wonosobo. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa tuturan masyarakat setempat dalam kehidupan sehari-hari.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3338 Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Konvensional Pada Materi Poster Di Kelas XI SMKN Negeri 7 Kota Bengkulu 2026-03-06T06:38:12+00:00 Yestri Maya mayarento90@gmail.com Eli Rustinar elirustinar@umb.ac.id Ira Yuniati irayuniati@umb.ac.id <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini dilatarbelakangi mengenai pengunaan media pembelajaran kovensional pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kehususnya dalam membuat poster. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah mendeskripsikan bagimana penggunaan media pembelajaran konvensional pada materi poster siswa kelas XI SMK Negeri 7 Kota Bengkulu. Tujuan penelitian untuk menganalisis respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran konvensional dalam pembelajaran materi poster. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data penelitian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan 20 siswa dan seorang guru Bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran konvensional kurang efektif dilakukan kelas XI SMK Negeri 7 Kota</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Bengkulu. Berdasarkan hasil pengamatan observasi di kelas terhadap respon siswa pada media pembelajaran konvensional berada dalam kategori “cukup” dengan skor persentase sebesar 54%. Siswa cenderung pasif, kurang antusias, serta mengalami kesulitan dalam memahami unsur visual poster seperti tata letak, warna, dan penyampaian pesan. Hasil wawancara dengan siswa memperkuat temuan tersebut, sebanyak 50% siswa menyatakan sangat tidak setuju, 25% tidak setuju, 10% setuju, dan hanya 15% yang sangat setuju terhadap penggunaan media pembelajaran konvensional dalam pembelajaran materi poster. Temuan ini juga diperkuat oleh hasil wawancara dengan guru, yang menyatakan bahwa media seperti papan tulis dan gambar statis tidak mampu mendukung pembelajaran materi poster yang menuntut visualisasi tinggi. Kesimpulannya, media pembelajaran konvensional kurang efektif dalam menunjang pembelajaran materi poster, sehingga disarankan agar penggunaannya dimodifikasi atau dikombinasikan dengan media digital agar pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3339 Kesantunan Berbahasa Endorsement Pada Akun Tiktok @Fujiiian 2026-03-06T06:38:51+00:00 Nurul Fatika Sari Nurulfatikasari31@gmail.com Erwan Kustriyono Nurulfatikasari31@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini merupakan upaya mengkaji pematuhan prinsip kesantunan berbahasa berdasarkan tuturan tokoh pada kegiatan endorsement dalam akun TikTok @fujiiian dengan menggunakan teori prinsip kesantunan berbahasa yang dikemukakan oleh Leech. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Langkah dalam penelitian ini, yaitu menyimak, mencatat, kemudian memilah berdasarkan jenis maksim dalam prinsip kesantunan berbahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 6 jenis maksim dalam prinsip kesantunan berbahasa pada akun TikTok @fujiiian meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan, dan maksim simpati. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pematuhan prinsip kesantunan berbahasa berdasarkan tuturan pada kegiatan endorsement di akun TikTok @fujiiian, maksim kebijaksanaan menjadi maksim yang paling banyak ditemukan sedangkan maksim kedermawanan dan maksim simpati menjadi maksim yang paling sedikit ditemukan.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3340 Kekuatan Magis Droid Dalam Webtoon Nusantara Droid War Sebagai Representasi Budaya Indonesia 2026-03-06T06:39:34+00:00 Moh. Daffa Nugraha daffanugraha953@gmail.com Dina Nurmalisa dinanurma.pbsi@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengungkap kekuatan magis droid dalam Webtoon Nusantara Droid War (NDW) yang diduga merepresentasikan budaya Indonesia, terutama cerita-cerita rakyat. Sebagai media digital, Webtoon berpotensi menjadi sarana baru dalam pelestarian dan penyebaran budaya lokal kepada generasi muda. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan mimesis untuk melihat realitas budaya di dalam karya sastra populer. Landasan teori utama dalam penelitian menggunakan teori Formula Fantasi dari Deborah Chester, terutama bagian konsep sihir yang berperan penting dalam mengembangkan cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa droid dalam cerita NDW, meliputi droid Keong Mas, Nyi Roro Kidul, Suanggi, dan Tuyul bukan sekadar elemen fantasi, melainkan alat representasi dari cerita legenda, mitos, dan hantu Indonesia. Fisik dan kartu skill 4 droid tersebut merupakan adaptasi modern dari wujud dan kekuatan gaib yang melekat pada sosok Keong Mas (Candra Kirana), Nyi Roro Kidul, hantu Suanggi, dan hantu Tuyul dalam cerita rakyat Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa masyarakat Indonesia masih kental akan kepercayaan terhadap hal-hal mistis. Adapun Webtoon tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan digital, melainkan media kolaborasi antara unsur lokal dan modern sebagai upaya mempertahankan budaya Indonesia. Penelitian ini dapat memberikan konstribusi bagi studi sastra, terutama yang berfokus pada pengembangan karya sastra kreatif yang berakar dari unsur-unsur budaya lokal.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3341 Tindak Tutur Representatif Dan Direktif Pada Akun Instagram @Siskaelisabet 2026-03-06T06:40:17+00:00 Anugrah Dini anugrahdini24@gmail.com Ika Arifianti anugrahdini24@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur representatif dan tindak tutur direktif yang terdapat pada akun Instagram @siskaelisabet Penelitan ini mengguanakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa unggahan video yang mempresentasikan tindak tutur. Langkah dalam penelitian ini, yaitu menyimak, mencatat, kemudian memilih jenis tindak tutur representatif dan direktif. Hasil analisis menunjukkan bahwa tindak tutur representatif muncul dalam bentuk pernyataan, deskripsi,dan penelitian terhadap suatu produk atau peristiwa, sedangkan tindak tutur direktif terwujud dalam bentuk ajakan, saran, dan perintah yang bersifat persuasif. Kedua bentuk tindak tutur ini memiliki relevansi kuat dengan struktur dan tujuan teks iklan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 15 data tindak tutur representatif dan juga terdapat 15 data tindak tutur direktif.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3342 Ragam Bahasa Beku Dan Akrab Dalam Film Sumala: Perspektif Sosiolinguistik 2026-03-06T06:40:55+00:00 Sivana Aprilia sivprilia0404@gmail.com Ika Arifianti sivprilia0404@gmail.com <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Bahasa merupakan simbol budaya yang mencerminkan keberagaman masyarakat, termasuk kearifan lokal yang tercermin dalam komunikasi sehari-hari. Kajian sosiolinguistik memfokuskan pada hubungan antara bahasa dan konteks sosial, salah satunya melalui analisis variasi bahasa berdasarkan tingkat keformalannya. Variasi ini meliputi ragam beku, ragam resmi, ragam usaha, ragam santai, dan ragam akrab. Masyarakat menggunakan bentuk bahasa yang berbeda sesuai dengan situasi dan lawan bicara, misalnya, ragam akrab digunakan dalam percakapan sehari-hari dengan teman dekat, sedangkan ragam beku digunakan dalam situasi yang sangat formal seperti upacara, ragam beku adalah variasi bahasa yang tidak dapat diubah sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk variasi bahasa dari segi keformalan, khususnya ragam beku dan ragam akrab, dalam tuturan yang terdapat pada film Sumala karya Rizal Mantovani. Film ini diangkat dari kisah nyata yang terjadi di Semarang dan memuat banyak tuturan yang mencerminkan penggunaan variasi bahasa dalam konteks sosial yang beragam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data berupa penggalan tuturan tokoh dari adegan-adegan dalam film, yang dianalisis menggunakan teori variasi bahasa menurut Martin Joos. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga contoh penggunaan ragam beku dan tiga contoh penggunaan ragam akrab yang ditemukan dalam tuturan tokoh-tokoh di film tersebut. Penelitian ini menunjukkan bagaimana film dapat menjadi media untuk merepresentasikan variasi bahasa dalam konteks sosial, serta menggambarkan penggunaan bahasa yang sesuai dengan situasi dan hubungan antarpenutur.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3343 Makna Pragmatis Penyampaian Humor Morbid Pada Cuitan Warganet dalam Merespon Fenomena Sosial 2026-03-06T06:41:34+00:00 Setyo Darmaji setyodarmaji@gmail.com Erwan Kustriyono setyodarmaji@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan humor morbid dalam cuitan warganet sebagai respons terhadap fenomena sosial yang berkembang di media sosial, khususnya Twitter, serta menganalisis makna</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>pragmatis yang terkandung di dalamnya dan dampaknya terhadap pemahaman siswa SMA mengenai isu-isu sosial. Humor morbid, yang sering memuat unsur gelap seperti kematian, penderitaan, atau tragedi, digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan kritik sosial, mengekspresikan emosi, dan membangun solidaritas di ruang digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi konten cuitan Twitter yang relevan dengan fenomena sosial seperti gaya hidup “anak Jaksel”, social climber, childfree, dan cyberbullying. Data dianalisis menggunakan pendekatan pragmatik untuk memahami konteks makna dan fungsi dari humor morbid dalam komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor morbid memiliki fungsi sosial yang kompleks. Di satu sisi, ia menjadi media refleksi, pendidikan, dan penyampaian kritik yang efektif terhadap fenomena sosial kontemporer. Di sisi lain, jika tidak digunakan dengan bijak, humor ini berpotensi memperkuat stereotip, menormalkan perilaku negatif, serta melemahkan kepekaan terhadap isu-isu sensitif. Bagi siswa SMA, humor morbid dapat membantu dalam membentuk kesadaran kritis terhadap lingkungan sosial mereka, tetapi juga memerlukan pendampingan agar mereka tidak hanya memahami humor secara permukaan, melainkan mampu menangkap pesan yang lebih dalam. Dengan demikian, humor morbid di media sosial mencerminkan dinamika komunikasi digital yang kompleks dan menuntut kecermatan dalam penggunaannya.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3344 Pengembangan Bahan Ajar Ceramah Bertema Budaya Kerja 5R Menggunakan Metode Pembelajaran Resitasi Untuk SMK Di Kabupaten Pekalongan 2026-03-06T06:42:15+00:00 Muhammad Fakhri Rosyada fakhri90a@gmail.com Harjito fakhri90a@gmail.com Ika Septiana fakhri90a@gmail.com <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>SMK sebagai sekolah vokasi bertujuan menyiapkan lulusan agar siap kerja. Hal tersebut dapat dicapai melalui kegiatan pembelajaran. Pembelajaran di SMK belum mengintegrasikan budaya kerja di setiap mata pelajaran. Salah satu kendala yang dialami karena bahan ajar yang tersedia belum mengarah pada penanaman budaya kerja sehingga dikembangkan bahan ajar ceramah bertema budaya kerja 5R. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana kebutuhan bahan ajar ceramah bertema budaya kerja 5R menggunakan metode pembelajaran resitasi untuk SMK di Kabupaten Pekalongan? (2) bagaimana prototype bahan ajar ceramah bertema budaya kerja 5R menggunakan metode pembelajaran resitasi untuk SMK di Kabupaten Pekalongan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kebutuhan bahan ajar ceramah bertema budaya kerja 5R menggunakan metode pembelajaran resitasi untuk SMK di Kabupaten Pekalongan, (2) menghasilkan prototype bahan ajar ceramah bertema budaya kerja 5R menggunakan metode pembelajaran resitasi untuk SMK di Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&amp;D) menggunakan model Borg and Gall yang telah dimodifikasi. Penelitian uji coba pemakaian dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Bligo dan SMK Negeri 1 Kedungwuni. Tahap pengembangan terdiri dari tahap pengembangan bahan ajar, validasi ahli materi dan ahli media, revisi I, uji coba skala terbatas, revisi II, uji coba pemakaian, dan revisi akhir Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi ahli mendapatkan presentase skor 88% dan hasil validasi ahli media mendapat presentase 86%, yang berarti bahwa bahan ajar ceramah bertema budaya kerja 5R sangat layak digunakan. Presentase nilai hasil uji coba terbatas oleh guru SMK Muhammadiyah Bligo sebesar 86%. Presentase nilai uji coba pemakaian oleh guru sebesar 97% dan 100%. Nilai rata-rata peserta didik dalam mengerjakan evaluasi dalam bahan ajar ini 87,60 dan 89,81. Hasil lain dari penelitian ini adalah adanya temuan bahwa peserta didik banyak mendapatkan pengetahuan baru tentang budaya kerja 5R dilihat dari angket tanggapan dan nilai tugas tertinggi yaitu pada tugas mencari padanan kata 5R dalam Bahasa Jepang. Kekurangan dalam bahan ajar ini terletak pada desain bahan ajar yang kurang menarik. Peserta didik yang mendapat nilai kurang dikarenakan faktor tingkat intelegensi, minat, dan motivasi.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3345 Pematuhan Prinsip Kerja Sama Pada Caption Instagram @Prabowo Dan @Gibran_Rakabuming Edisi Oktober-Desember 2024 2026-03-06T06:42:55+00:00 Cuci Ekawati cuciekawati@gmail.com Ika Arifianti cuciekawati@gmail.com <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Pragmatik adalah cabang linguistik yang mempelajari bahasa berupa tuturan atau ujaran yang di dalamnya mengkaji hubungan timbal balik antara bentuk tuturan dan fungsinya dan memiliki konteks bahasa yang erat kaitannya dengan tuturan dan situasi tuturnya. Penggunaan bahasa yang baik perlu memperhatikan prinsip-prnsip dalam percakapan, terutama prinsip kerja sama, seperti ujaran yang ada dalam caption instagram @prabowo dan @gibran_rakabuming yang di dalamnya terdapat pematuhan prinsip kerja sama. Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah penelitian ini membahas tentang pematuhan prinsip kerja sama pada caption instagram @prabowo dan @gibran_rakabuming edisi Oktober-Desember 2024. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pematuhan prinsip kerja sama yang muncul pada caption instagram @prabowo dan @gibran_rakabuming edisi Oktober-Desember 2024. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, dan beberapa teknik yaitu teknik dasar (teknik sadap atau rekam), teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Data dalam penelitian ini berupa penggalan teks caption instagram @prabowo dan @gibran_rakabuming edisi Oktober-Desember 2024. Sumber data dalam penelitian ini berupa teks lengkap caption instagram @prabowo dan @gibran_rakabuming edisi Oktober-Desember 2024 yang mengandung pematuhan prinsip kerja sama. Hasil pembahasan dan penelitian ini menunjukan adanya (1) pematuhan maksim kuantitas, (2) pematuhan maksim kualitas, (3) pematuhan maksim relevansi, (4) pematuhan maksim cara.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3346 Penggunaan Retorika Emosional Dan Majas Dalam Iklan Indomie: Implikasi Bagi Pembelajaran Teks Iklan Siswa Kelas VIII SMP 2026-03-06T06:43:35+00:00 Maya Agustina mayaagustina438@gmail.com Fahrudin Eko Hardiyanto fahrudineko2@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan retorika emosional dan gaya bahasa (majas) dalam iklan Indomie serta mengkaji dampaknya terhadap pembelajaran teks iklan di kelas VIII SMP. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data diperoleh dari video iklan Indomie yang diunggah di YouTube, dipilih berdasarkan keberadaan unsur retorika emosional dan majas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses menyimak, pencatatan, dan dokumentasi. Dari 30 data yang dianalisis, ditemukan 7 contoh retorika ethos, 26 pathos, dan 4 logos. Selain itu, juga ditemukan 5 majas metafora, 6 hiperbola, dan 6 personifikasi. Hasil ini mengindikasikan baha iklan Indomie cenderung menggunakan pendekatan emosional untuk menjalin hubungan dengan audiens dan memperkuat daya tarik melalui penggunaan gaya bahasa kiasan. Dalam konteks pembelajaran, temuan ini menunjukkan bahwa siswa dapat belajar mengidentifikasi dan menerapkan elemen retorika emosional serta majas untuk menciptakan teks iklan yang persuasif, yang pada akhirnya dapat mendukung peningkatan literasi, pemikiran kritis, dan kreativitas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3348 Variasi Sapaan Ragam Akrab Pada Cerita Fiksi Alternatif Universe Di Media Sosial X 2026-03-06T06:44:25+00:00 Khakimah khakimah.unikal@gmail.com Erwan Kustriyono khakimah.unikal@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji variasi bahasa dari segi keformalan, khususnya ragam akrab yang digunakan dalam cerita fiksi alternatif universe pada akun media sosial @perfectlyfine. Variasi bahasa menjadi aspek penting dalam memahami bagaimana penulis menyampaikan karakter, suasana, dan hubungan antar tokoh melalui pilihan gaya bahasa. Ragam akrab yang bersifat informal dan santai dalam cerita fiksi ini dipilih karena sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari yang menggambarkan kedekatan sosial antar tokoh. Metode yang digunakan dalam</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis teks. Data penelitian berupa penggalan tuturan atau dialog yang terdapat dalam cerita fiksi alternatif universe dari akun @perfectlyfine. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan mengumpulkan penggalan bahasa yang menunjukkan ragam akrab. Data yang sudah dikumpulkan akan diklasifikasikan dan dianalisis menggunakan kartu data untuk mengorganisasi temuan-temuan berdasarkan kategori ragam bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam akrab yang ditemukan dalam cerita tersebut meliputi penggunaan kata-kata gaul, singkatan, kalimat tidak baku, serta ekspresi emosional yang khas dalam komunikasi informal. Penggunaan ragam akrab ini berperan dalam memperkuat karakterisasi tokoh serta menciptakan suasana yang lebih hidup dan realistis dalam cerita. Selain itu, ragam akrab juga menunjukkan kedekatan sosial dan keakraban antar tokoh yang ditampilkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa variasi bahasa dari segi keformalan, terutama ragam akrab, sangat berperan dalam pembentukan identitas tokoh dan dinamika cerita fiksi alternatif universe. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan materi pembelajaran bahasa dan sastra yang mengintegrasikan pemahaman variasi bahasa dalam konteks yang relevan dan menarik bagi siswa.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3349 Analisis Kohesi Dan Koherensi Dalam Berita Politik Pada Media Online Kompas.Com Edisi 2022 2026-03-06T07:09:46+00:00 Wafit Azizah Wafitazizah023@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Berdasarkan Analisis yang diperoleh wacana merupakan satuan Bahasa paling besar yang digunakan dalam komunikasi. Satuan Bahasa dibawahnya adalah kalimat, frase, kata, dan bunyi. Suatu wacana tidak dapat dipisahkan dari unsur kohesi dan koherensi yang muncul sebagai alat untuk menciptakan suatu kalimat yang selaras, utuh, juga menjadi kepaduan yang lebih mudah untuk dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kohesi dan koherensi dalam wacana yang ada di wacana dalam berita politik pada media online KOMPAS. Wacana merupakan bagian penting di dalam suatu kebahasaan, dalam wacana terdapat kohesi dan koherensi memiliki peran penting dalam menulis karangan, baik yang akan menulis atau yang sudah menjadi sebuah karangan. Subjek yang menjadi penelitian ini yaitu kalimat yang terdapat jenis kohesi dan koherensi dalam berita Politik media online di Kompas.com. pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Desain penelitian ini yaitu dengan cara mengumpulkan data, lalu data tersebut dikelompokkan sesuai penggunaan jenis kohesi dan koherensi. Lalu, data tersebut dianalisis dan disajikan secara informal. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik baca dan Teknik catat. Teknik penyajian data menggunakan Teknik informal. Suatu wacana dituntut memiliki keutuhan struktur. Keutuhan itu sendiri dibangun oleh komponen yang terjalin di dalam suatu organisasi kewacanaan. Aspek yang dimaksud adalah kohesi dan koherensi. Atas dasar itulah penelitian ini dilakukan, yaitu meneliti hubungan makna yang di sampaikan pada teks berita Kompas.com dalam jaringan dan alat-alat kohesi yang digunakan untuk menghasilkan wacana yang kohesif serta koheren. Wacana dalam berita politik merupakan wacana yang berisi informasi politik Oleh karena itu harus ditulis menggunakan Bahasa yang jelas, runtut, dan logis.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3350 Analisis Kebutuhan Kertas (Kreasi Puisi Interaktif Dan Transformasi Sastra) Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka 2026-03-06T07:10:58+00:00 Fepti Ayu Novitasari feptinovi@gmail.com Ariesma Setyarum rizma2208@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif siswa. Namun, penerapan materi puisi seringkali masih menggunakan media konvensional yang bersifat satu arah, sehingga siswa kurang aktif dan mengalami kesulitan dalam memahami makna puisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis KERTAS (Kreasi Puisi Interaktif dan Transformasi Sastra), sebuah media berbasis kertas dengan teknologi Qr Code yang memuat materi majas, makna konkret, makna konotatif, pengimajian, dan musikalisasi puisi. Metode penelitian menggunakan model ADDIE, tetapi artikel ini hanya berfokus pada tahap analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru Bahasa Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru membutuhkan media yang interaktif dan mudah digunakan dalam pembelajaran puisi, sedangkan siswa menginginkan media yang menarik dan membantu mereka memahami puisi dengan lebih baik. Media KERTAS dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan menyajikan materi secara visual dan interaktif.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3352 AI Sebagai Sutradara Bayangan Untuk Pementasan Teater Pada Pembelajaran Abad 21 Berbasis Proyek 2026-03-06T07:14:22+00:00 Rifda Nabila Putri nabilarifdaa081@gmail.com Muhammad Haryanto emh4.jayabrata@email.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah sering kali masih bersifat konvensional, teoritis, khususnya pembelajaran teater. Hal ini menyebabkan rendahnya minat peserta didik sehingga tidak ada kreativitas untuk mengeksplorasi seni pertunjukkan teater. Padahal pada pembelajaran abad 21 pembelajaran harus diselaraskan dengan perkembangan teknologi yang dinilai dapat mendorong lahirnya</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>pendekatan-pendekatan baru yang menuntut kreativitas, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi secara aktif. Pendekatan dengan teknologi digital yang sering dieksplorasi adalah pemanfaatan Aritificial Intelegence sebagai pendamping kreatif yang edukatif. Penelitian ini merancang dan mengkaji konsep AI sebagai Sutradara Bayangan dalam pementasan teater berbasis Project-Based Learning (PjBL), AI berperan sebagai mitra dalam proses penyusunan naskah, pengarahan adegan, hingga evaluasi hasil pementasan. Inovasi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan interaktif bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Aritificial Intelegence dalam meningkatkan kualitas pementasan teater melalui pembelajaran berbasis proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan konseptual. Penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran AI sebagai sutradara bayangan mampu meningkatkan kualitas proses kreatif, mempercepat proses pengambilan keputusan artistik, serta mendukung keterampilan abad 21 seperti kolaborasi, berpikir kritis, dan literasi digital. Temuan ini menjadi kontribusi penting dalam pengembangan pendidikan seni yang adaptif terhadap transformasi digital, khususnya dalam konteks pembelajaran berbasis proyek.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3353 Pemanfaatan Poem Generator AI Dalam Pembelajaran Menulis Puisi Pada Generasi Z 2026-03-06T07:15:33+00:00 Choirunnisa Choirunnisa07062003@gmail.com Muhamad Haryanto emh4.jayabrata@gmail.com <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Pembelajaran menulis puisi di sekolah masih ditemukan rendahnya minat siswa dalam menulis puisi yang disebabkan oleh penyampaian materi yang monoton dan kurangnya inovasi. Generasi Z yang hidup di era digital sangat akrab dengan teknologi dan memerlukan pendekatan pembelajaran yang kreatif dan relevan. Penelitian ini mengusulkan pemanfaatan Poem Generator AI sebagai media alternative berbasis teknologi dalam pembelajaran menulis puisi. Teknologi ini dapat merangsang daya imajinasi siswa, memperkaya eksplorasi diksi, serta membantu mereka menyusun puisi secara lebih kreatif dan variatif. Penelitian ini bertujuan untuk manfaat penggunaan Poem Generator AI dalam pembelajaran menulis puisi pada generasi z sejalan dengan pembelajaran digital abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konseptual. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Poem Generator AI mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, dan kepercayaan diri siswa dalam proses menulis puisi. Melalui 5 tahap pembelajaran (1) apersepsi, (2) eksplorasi, (3) elaborasi, (4) konLirmasi, dan (5) reLleksi. Alat ini tidak hanya memfasilitas pembelajaran yang aktif dan kolaboratif, tetapi juga mendukung perkembangan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Poem Generator AI merupakan alternatif media pembelajaran puisi yang potensial bagi generasi Z di abad ke-21. Namun demikian, karena masih dalam tahap pengembangan konseptual, efektivitasnya perlu diuji lebih lanjut melalui penelitian terapan di lapangan sebagai upaya mengukur kontribusi nyata teknologi AI dalam pembelajaran menulis puisi.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3354 Pentingnya Etika Tutur Dalam Campur Kode Pada Komentar Di Media Sosial Instagram 2026-03-06T07:16:40+00:00 Etika Widi Utami etikawidi7@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Kemajuan teknologi membuat komunikasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui media sosial instagram. Komunikasi terjadi pada media sosial tidak terbatas, sehingga memberikan ruang yang luas untuk bertutur, dan tidak jarang kurang beretika. Hal itu dipengaruhi oleh berbgaai faktor diantaranya faktor budaya, lingkungan, kebiasaan, dan ingin populer. Perlu adanya peningkatan etika tutur, menginat bahwa komunikasi atau segala yang menyangkut media sosial terdapat undang-undang yang mengatur di dalamnya. Kajian ini bertujuan menemukan campur kode pada komentar di medai sosial instagram, menelaah faktor yang mempengaruhi tidak adanya etika tutur dalam komentar di media sosial instagram, dan menelaah pentingnya etika tutur dalam komentar di media sosial instagram. Pada metode kajiannya yaitu metode deskriptif analitif dan dilengkapi dengan kajian empirik. Selanjutnya teknik pengumpulan data mengguankan teknik simak dan teknik catat. Adapun teknik analisis data dalam kajian ini adalah analisis data kualitatif berupa data-data yang telahdikumpulkan. Selanjutnya dianalisis dalam tiga tahap, yaitu klasifikasi, interpretasi, dan analisis deskriptif disajikan dalam bentuk narasi.Hasil kajian ini terdapat banyak campur kode yang kurang beretika yang dapat menyinggung objek yang diberi komentar. Simpulannya yaitu masih banyaknya tuturan pada komentar di instagram yang kurang beretika, dan perlu adanya peningkatan terkait etika tutur.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3355 Kesantunan Bahasa: Kunci Membangun Hubungan yang Harmonis di Pesantren Al-Qur’an Muhammadiyah Rogoselo 2026-03-06T07:17:37+00:00 Diyan Retno Sari pbsiunikal@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Kesantunan bahasa merupakan elemen penting dalam membentuk karakter dan menjaga keharmonisan hubungan sosial, khususnya di lingkungan pendidikan pesantren. Artikel ini membahas peran strategis kesantunan bahasa dalam kehidupan sehari-hari di Pesantren Al-Qur’an Muhammadiyah Rogoselo. Melalui pendekatan kualitatif yang dilengkapi dengan wawancara kepada pengasuh dan santri, ditemukan bahwa kesantunan berbahasa bukan hanya menjadi norma sosial, tetapi juga bagian integral dari sistem pendidikan karakter yang berlandaskan Al- Qur’an dan nilai-nilai Islam. Penerapan kesantunan bahasa dilakukan melalui pembiasaan harian, pengawasan, pembinaan karakter, dan kegiatan ekstrakurikuler. Hasilnya, lingkungan pesantren menjadi lebih kondusif, harmonis, dan mendukung tumbuhnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga santun dan berakhlak mulia. Artikel ini merekomendasikan agar kesantunan bahasa dijadikan sebagai kurikulum nilai dalam pendidikan pesantren secara lebih formal.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3356 Kajian Kesantunan Berbahasa Warganet dalam Komentar TikTok Fujianti Utami 2026-03-06T07:19:50+00:00 Annisa Nur Atikah annisatika95@admin.smp.belajar.id <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesantunan berbahasa yang digunakan oleh warganet dalam komentar pada akun TikTok Fujianti Utami. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis maksim kesantunan yang dominan serta bagaimana penerapannya dalam interaksi verbal di media sosial. Data penelitian berupa komentar-komentar yang dikumpulkan secara purposif dari akun TikTok Fujianti Utami. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis dan faktual bentukbentuk kesantunan berbahasa yang muncul dalam komentar warganet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maksim kesantunan yang paling sering digunakan adalah Maksim Pujian dan Maksim Kearifan. Hal ini mencerminkan kecenderungan warganet untuk membangun komunikasi yang positif dan saling menghargai. Selain itu, jenis maksim lainnya juga ditemukan, meskipun dengan frekuensi yang lebih rendah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip-prinsip kesantunan dalam menjaga keharmonisan interaksi sosial di media digital, khususnya dalam hubungan antara selebriti dan penggemar. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan kesadaran berbahasa santun dalam penggunaan media sosial agar tercipta komunikasi yang etis, sopan, dan efektif.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3357 Bahasa dan Sastra sebagai Pilar Pendidikan Karakter yang Humanis 2026-03-06T07:21:52+00:00 Sodikin pbsiunikal@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Bahasa dan sastra merupakan bagian yang berperan penting dalam proses pendidikan karakter, yang mana pendidikan karakter ini merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas dan bermoral. Artikel ini bertujuan mengkaji bagaimana bahasa dan sastra dapat berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka, artikel ini menemukan bahwa pembelajaran melalui bahasa dan sastra mampu menanamkan nilai-nilai seperti empati, kejujuran, toleransi, dan tanggung jawab melalui proses komunikasi dan apresiasi karya sastra. Sastra memungkinkan siswa mengeksplorasi konflik batin, dilema moral, dan nilai-nilai kemanusiaan. Pembelajaran yang berbasis karakter melalui bahasa dan sastra perlu terus dikembangkan agar pendidikan tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memanusiakan manusia.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3358 Mitos Perempuan Sebagai Objek Dalam Album Untuk Dunia, Cinta Dan Kotornya Serta Penerapannya Dalam Pembelajaran Abad 21 2026-03-06T07:22:47+00:00 Leony Indaryani Pualilin leonypualilin7@gmail.com Dina Nurmalisa dinanurma.pbsi@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana mitos perempuan sebagai objek dalam lirik lagu album Untuk Dunia, Cinta dan Kotornya karya Nadin Amizah serta penerapannya dalam pembelajaran abad-21. Data yang digunakan berupa lirik lagu yang menunjukkan representasi mitos perempuan sebagai objek. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah album Untuk Dunia, Cinta dan Kotornya karya Nadin Amizah yang terdiri dari 11 judul lagu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan catat dengan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian dan penarikan simpulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan hasil penelitian disajikan dalam bentuk deskripsi analisis. Metode yang digunakan adalah analisis semiotika Roland Barthes untuk menemukan makna denotasi,</p> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>makna konotasi, dan mitos perempuan yang terdapat dalam lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Jangan Ditelan, Bunga Tidur, Diakhir Perang dan Tapi Diterima memuat mitos perempuan sebagai objek. Berdasarkan hasil analisis ditemukan adanya penolakan terhadap mitos-mitos yang memosisikan perempuan sebagai objek pasif yang selalu membutuhkan manusia lain. Dalam implementasinya pada pembelajaran abad-21, hasil analisis dapat digunakan sebagai media pembelajaran sastra yang sesuai dengan keterampilan pembelajaran abad-21 yaitu, keterampilan berpikir kritis, kreatif dan inovatif, keterampian komunikasi dan keterampilan kolaborasi.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3359 Analisis Linguistik Forensik Dalam Kolom Komentar Akun Tiktok “Blossom” 2026-03-06T07:23:31+00:00 Diva Nadia Daniesvara divanadia665@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Perkembangan teknologi digital telah mendorong masyarakat untuk lebih aktif berinteraksi di media sosial, termasuk TikTok, yang menjadi salah satu ruang publik daring paling populer saat ini. Namun, keterbukaan ini turut memunculkan berbagai ujaran yang berpotensi melanggar norma hukum dan etika komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komentarkomentar dalam unggahan akun TikTok Blossom menggunakan pendekatan linguistik forensik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi terhadap 10 video terbaru serta 100 komentar pertama dari tiap video. Hasil analisis menunjukkan adanya empat pola utama ujaran: pelecehan fisik, sarkasme/ironi, penggunaan kata kasar, dan penggiringan opini negatif. Komentar-komentar tersebut tidak hanya mencerminkan bentuk ekspresi netizen, tetapi juga mengandung potensi pelanggaran hukum, seperti pencemaran nama baik dan ujaran kebencian sebagaimana diatur dalam UU ITE. Penelitian ini menegaskan bahwa linguistik forensik dapat menjadi alat penting dalam mengidentifikasi unsur pidana dalam komunikasi daring.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3360 Pertentangan Budaya Dan Agama Dalam Novel Samudera Hati Karya An’amah Ana FM 2026-03-06T07:24:19+00:00 Ikhyasa Khoirul Umam Ikhyasaumam@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan Pertentangan Budaya dan Agama dalam Novel Samudera Hati karya An’amah Ana FM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus deskriptif kualitatif serta menggunakan pendekatan komprehensif. Kajian Pustaka dilakukan menggunakan penelitain terdahulu. Data dalam penelitian ini berupa kata, dialog antar tokoh dan kalimat atau ungkapan yang memberikan Gambaran tentang pertentangan antara budaya dan agama. Sumber data penellitian ini berupa Novel Samudera Hati karya An’amah ana FM. Hasil dari penelitian ini mendeskripsikan tentang pertentangan agama dan budaya dalam novel. Berdasarkan analisis komprehensif ini memperlihatkan budaya dan agama dapat saling berdampingan, meskipun berbeda,keduanya saling terkait dan saling mempengaruhi. Interaksi dan tolerasi tinggi yang terjadi di dalam novel, mejadikan hubungan yang harmonis dan saling menjaga. Keduanya saling membantu, menghargai dan kesediaan untuk memahami perbedaan. Kesimpulan penelitian ini, novel Samudera Hati memberikan Gambaran tentang Bagaimana proses pertentangan terjadi dan bagaimana masalah tersebut dapat diselesaikan, bukan dengan kekerasan melainkan sesuai aturan budaya dan agama.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3361 Analisis Nilai Humanisme Pada Film Lara Ati Sebagai Penguat Profil Pelajar Pancasila 2026-03-06T07:25:21+00:00 Abdul Aziz algondaz93@gmail.com Ariesma Setyarum rizma2208@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai humanisme dalam film Lara Ati serta relevansinya terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini memanfaatkan data berupa adegan, dialog, dan interaksi tokoh yang mencerminkan nilai-nilai empati, kepedulian, solidaritas, dan kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menggambarkan perjuangan tokoh utama Joko dalam mencapai cita-cita sambil tetap menghormati orang tua dan menjalin hubungan yang penuh dukungan dengan sahabatnya, Ayu. Nilai-nilai yang ditampilkan selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, terutama gotong royong, bernalar kritis, serta berakhlak mulia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film dapat menjadi media pembelajaran karakter yang efektif dan kontekstual bagi generasi muda. Dengan memanfaatkan film Lara Ati, guru dapat menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan siswa serta membantu menanamkan nilai kemanusiaan melalui diskusi dan refleksi.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/satria/article/view/3362 Desain Media Interaktif Melalui Nilai Edukasi Novel Argantara Sebagai Inovasi Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Di SMA 2026-03-06T07:25:57+00:00 Ahmad Dani Arifqiyanto ahmaddaniarifqiyanto@gmail.com Ariesma Setyarum rizma2208@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis nilai edukatif dari novel Argantara karya Falistiyana sebagai inovasi dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di tingkat SMA. Pengembangan media dilakukan sebagai respon terhadap rendahnya minat siswa terhadap pembelajaran sastra yang selama ini dianggap monoton dan tidak relevan dengan kehidupan remaja. Melalui pendekatan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), media dikembangkan dalam bentuk platform digital berbasis Google Sites yang dilengkapi dengan visual Canva, PowerPoint interaktif, kuis, infografis, serta forum diskusi yang mendukung keterlibatan siswa secara aktif dan mandiri. Novel Argantara dipilih karena mengandung nilai-nilai pendidikan, moral, sosial, dan keluarga yang kontekstual dengan realitas siswa. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media ini mampu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman terhadap materi sastra, serta kesadaran siswa terhadap nilai-nilai kehidupan. Guru juga merasakan kemudahan dalam mengajarkan materi secara kreatif dan relevan dengan karakteristik generasi digital. Dengan demikian, media pembelajaran ini terbukti efektif sebagai solusi pembelajaran sastra yang inovatif, reflektif, dan bermakna.</p> </div> </div> </div> 2026-03-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar SATRIA