REVITALISASI KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS DI SD: TINJAUAN KONSEPTUAL PERMENDIKBUDRISTEK 2024
Abstract
Penelitian ini berfokus pada kebijakan pemerintah Indonesia yang diatur dalam Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024. Kebijakan ini menetapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran pilihan hingga tahun ajaran 2026/2027 dan wajib pada tahun ajaran 2027/2028, menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kompetensi guru Bahasa Inggris, mencakup pemahaman mereka terhadap psikologi anak, penguasaan teknik pembelajaran sesuai kebutuhan anak-anak, kreativitas dalam manajemen kelas, kemampuan menyesuaikan media pembelajaran dengan minat siswa, serta memberikan rekomendasi pedagogis yang relevan untuk era Masyarakat 5.0. Adapun pendekatan yang digunakan adalah Kualitatif dengan desain penelitian berbasis konseptual, berfokus pada dampak kebijakan tersebut terhadap kompetensi guru Bahasa Inggris di SD. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 20 guru bahasa Inggris yang dipilih berdasarkan teknik Purposive Sampling, 5 kepala sekolah, dan 3 pengawas pendidikan, serta observasi di 10 kelas Bahasa Inggris. Data sekunder berasal dari analisis dokumen kebijakan dan literatur terkait. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan analisis dokumen. Lebih lanjut, analisis data dilakukan menggunakan teknik Analisis Conten dan analisis kebijakan, serta triangulasi data untuk memastikan validitas dan reliabilitas temuan. Triangulasi mencakup perbandingan data dari berbagai sumber, member checking untuk mengonfirmasi temuan dengan peserta wawancara, dan peer debriefing untuk mengurangi bias. Melalui pendekatan ini, penelitian dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak kebijakan terhadap kompetensi guru bahasa Inggris di SD serta rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang berarti tentang efektivitas kebijakan dalam meningkatkan kompetensi guru, berguna bagi pembuat kebijakan, pengembang kurikulum, dan lembaga pelatihan guru, serta memberikan manfaat langsung bagi guru, siswa, dan pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pembelajaran bahasa Inggris di SD.
