PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI SOFTWARE POM-QM UNTUK PERAMALAN KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PEMBANTU (PUSTU) X
Abstract
Jumlah kunjungan pasien rawat jalan dalam 2 tahun terakhir dari januari 2022 hingga desember 2023 mengalami fluktuasi dari waktu ke waktu yang dapat mempengaruhi kemampuan Pustu X untuk memberikan layanan yang optimal. Ketiadaan sistem peramalan yang tepat dapat menyebabkan ketidakseimbangan alokasi sumber daya, seperti tenaga medis, obat-obatan, dan fasilitas kesehatan lainnya, yang pada akhirnya dapat mengganggu efisiensi dan kualitas layanan. Oleh karena itu, pihak puskesmas harus melakukan kegiatan perencanaan yang matang, salah satunya dengan melakukan kegiatan peramalan agar dapat mengatasi masalah-masalah tersebut. Metode pelatihan menggunakan mode klasik yang digunakan dalam pelatihan ini antara lain presentasi oleh instuktur, studi kasus, dan demontrasi (praktik) langsung. Metode pada implementasi menggunakan data kuantitatif, metode yang digunakan dalam implementasi adalah dengan metode observasional. Maksudnya data yang di diperoleh dari laporan rekam medis Pustu X meliputi kunjungan pasien kunjungan baru, kunjungan lama, bpjs dan non bpjs. Analisis dan pengolahan data dalam implementasi menggunakan metode-metode yang sesuai dengan pola data time series. Tahapan dalam pelatihan dan impelementasi diantarnya perencanaan awal, pelatihan tenaga medis berdasarkan kurikulum yang sudah ditentukan sebelumnya, Implementasi (praktik) software PM-QM untuk memprediksi jumlah kunjungan pasien rawat jalan dalam 6 bulan kedepan (januari 2024 hingga juni 2024). Jumlah kunjungan pasien rawat jalan merupakan indikator penting dalam mengukur beban kerja dan kebutuhan layanan Pustu X. Perencanaan yang efektif dalam mengelola kunjungan pasien membutuhkan prediksi yang akurat mengenai volume kunjungan pasien di masa mendatang. Penggunaan teknologi dalam bentuk perangkat lunak peramalan seperti POM-QM (Production and Operations Management - Quantitative Methods) dapat menjadi solusi yang efisien untuk meningkatkan akurasi peramalan kunjungan pasien. Melalui pelatihan dan implementasi peramalan kunjungan pasien dengan menggunakan perangkat lunak POM-QM, diharapkan dapat diperoleh wawasan yang berharga dalam meningkatkan manajemen operasional dan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Dengan demikian, pelatihan dan implementasi ini berpotensi memberikan kontribusi terhadap hasil peramalan jumlah kunjungan pasien rawat jalan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan pelayanan kesehatan oleh Pustu X.
