Hubungan Kohesi Gramatikal pada Debat Pilkada Bupati Pemalang 2024 dan Implikasinya dalam Pembelajaran SMA

  • DWIKI WAHYU AHMADI UNIVERSITAS INDONESIA
  • Dwiki Wahyu Ahmadi UNIVERSITAS PEKALONGAN
Keywords: Wacana, Kohesi Gramatikal, Debat Politik

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk kohesi gramatikal dalam wacana debat pilkada bupati Pemalang. Debat publik menjadi alasan peneliti untuk mengkaji dibidang kajian tata wacana. Dalam debat, penggunaan struktur kalimat yang tepat dapat membantu argumen yang jelas, misalnya melalui penggunaan kata hubung (konjungsi) atau pengacuan (referensi). Penelitian ini juga berusaha menghubungkan temuan-temuan linguistik dengan konteks pembelajaran kurikulum merdeka di sekolah menengah atas kelas X / fase E. Pembelajaran bahasa Indonesia di SMA tidak sekadar bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi lisan dan tulisan siswa, tetapi juga untuk mengasah kemampuan berpikir kritis. Melalui acuan debat, siswa dapat memahami betapa pentingnya struktur dan logika dalam berkomunikasi, serta menerapkannya dalam kegiatan debat dan diskusi di kelas. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa teknik simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap analisis yakni (1) reduksi data (2) penyajian data (3) penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian keseluruhan ditemukan 37 analisis kohesi gramatikal berupa 11 referensi, 7 subtitusi, 3 elipsis, dan  16 konjungsi. Referensi yang ditemukan berupa referensi persona  yang mengacu kata ganti orang  pertama jamak dan kata ganti orang ketiga jamak, subtitusi yang ditemukan berupa subtitusi verbal dan nominal, elipsis/pelesapan yang ditemukan pada subjek dan predikat, sedangkan konjungsi yang ditemukan berupa konjungsi koordinatif, konjungsi temporal, dan konjungsi subordinatif. Keempat bentuk tersebut memainkan peran penting dalam menjaga kesinambungan antarkalimat serta menyusun struktur wacana yang kohesif. Keempat bentuk tersebut memainkan peran penting dalam menjaga kesinambungan antarkalimat serta menyusun struktur wacana yang utuh dan kohesif.

Published
2025-08-18