APAKAH PELATIHAN BERDAMPAK PADA UPAH PEKERJA INDONESIA? SURVEI ANGKATAN KERJA NASIONAL 2020-2021 (LITERATURE REVIEW)
Abstrak
Dalam konteks pandemi COVID-19, pelatihan pekerja di Indonesia menjadi topik yang sangat relevan. Dalam literatur ini, kita akan melihat apakah pelatihan berdampak pada upah pekerja Indonesia. Survei Angkatan Kerja Nasional 2020-2021 dan beberapa penelitian lainnya digunakan untuk mengetahui hubungan antara pelatihan dan upah pekerja. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review untuk mengumpulkan dan mengevaluasi penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki dampak signifikan terhadap upah pekerja. Data dari Survei Angkatan Kerja Nasional 2020-2021 menunjukkan bahwa pekerja penerima upah di sektor formal yang pernah mengikuti pelatihan memiliki rata- rata upah yang lebih tinggi, yaitu sekitar empat juta rupiah per bulan, sedangkan pekerja yang tidak pernah mengikuti pelatihan memiliki rata-rata upah yang lebih rendah. Penelitian lainnya juga mendukung hasil ini. Misalnya, penelitian oleh Mufida S et al. (2020) menunjukkan bahwa strategi pemerintah Indonesia dalam menangani wabah COVID19 memiliki dampak pada upah pekerja. Selain itu, penelitian oleh Kosdianti dan Sunardi (2021) menunjukkan bahwa pelatihan karyawan baru perlu diberikan agar memiliki ketrampilan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan memiliki peran penting dalam meningkatkan upah pekerja di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan strategi pelatihan yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pekerja dan upah pekerja.
Diterbitkan
2025-08-23
Bagian
Articles