Mitos Perempuan Sebagai Objek Dalam Album Untuk Dunia, Cinta Dan Kotornya Serta Penerapannya Dalam Pembelajaran Abad 21
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana mitos perempuan sebagai objek dalam lirik lagu album Untuk Dunia, Cinta dan Kotornya karya Nadin Amizah serta penerapannya dalam pembelajaran abad-21. Data yang digunakan berupa lirik lagu yang menunjukkan representasi mitos perempuan sebagai objek. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah album Untuk Dunia, Cinta dan Kotornya karya Nadin Amizah yang terdiri dari 11 judul lagu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan catat dengan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian dan penarikan simpulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan hasil penelitian disajikan dalam bentuk deskripsi analisis. Metode yang digunakan adalah analisis semiotika Roland Barthes untuk menemukan makna denotasi,
makna konotasi, dan mitos perempuan yang terdapat dalam lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Jangan Ditelan, Bunga Tidur, Diakhir Perang dan Tapi Diterima memuat mitos perempuan sebagai objek. Berdasarkan hasil analisis ditemukan adanya penolakan terhadap mitos-mitos yang memosisikan perempuan sebagai objek pasif yang selalu membutuhkan manusia lain. Dalam implementasinya pada pembelajaran abad-21, hasil analisis dapat digunakan sebagai media pembelajaran sastra yang sesuai dengan keterampilan pembelajaran abad-21 yaitu, keterampilan berpikir kritis, kreatif dan inovatif, keterampian komunikasi dan keterampilan kolaborasi.