AI Sebagai Sutradara Bayangan Untuk Pementasan Teater Pada Pembelajaran Abad 21 Berbasis Proyek

  • Rifda Nabila Putri
  • Muhammad Haryanto
Kata Kunci: Sutradara Bayangan, Artificial Intelligence, Project-Based Learning, Pembelajaran Abad 21

Abstrak

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah sering kali masih bersifat konvensional, teoritis, khususnya pembelajaran teater. Hal ini menyebabkan rendahnya minat peserta didik sehingga tidak ada kreativitas untuk mengeksplorasi seni pertunjukkan teater. Padahal pada pembelajaran abad 21 pembelajaran harus diselaraskan dengan perkembangan teknologi yang dinilai dapat mendorong lahirnya

pendekatan-pendekatan baru yang menuntut kreativitas, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi secara aktif. Pendekatan dengan teknologi digital yang sering dieksplorasi adalah pemanfaatan Aritificial Intelegence sebagai pendamping kreatif yang edukatif. Penelitian ini merancang dan mengkaji konsep AI sebagai Sutradara Bayangan dalam pementasan teater berbasis Project-Based Learning (PjBL), AI berperan sebagai mitra dalam proses penyusunan naskah, pengarahan adegan, hingga evaluasi hasil pementasan. Inovasi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan interaktif bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Aritificial Intelegence dalam meningkatkan kualitas pementasan teater melalui pembelajaran berbasis proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan konseptual. Penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran AI sebagai sutradara bayangan mampu meningkatkan kualitas proses kreatif, mempercepat proses pengambilan keputusan artistik, serta mendukung keterampilan abad 21 seperti kolaborasi, berpikir kritis, dan literasi digital. Temuan ini menjadi kontribusi penting dalam pengembangan pendidikan seni yang adaptif terhadap transformasi digital, khususnya dalam konteks pembelajaran berbasis proyek.

Diterbitkan
2026-03-02