Analisis Penerapan Culturally Responsive Teaching pada Konsep Bangun Ruang dengan Media Miniatur Rumah Adat Bengkulu

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam perencanaan pembelajaran matematika kelas 5 pada konsep bangun ruang dengan media miniatur rumah adat Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dikumpulkan melalui observasi proses perencanaan pembelajaran, wawancara dengan guru, dan analisis dokumen terkait penggunaan media miniatur rumah adat Bengkulu. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran matematika pada konsep bangun ruang di kelas 5 SD Negeri 44 Kota Bengkulu telah mengintegrasikan pendekatan Culturally Responsive Teaching. Modul ajar menggabungkan materi bangun ruang dengan budaya lokal, yaitu rumah adat Bengkulu. Komponen inti modul meliputi tujuan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, aktivitas pembelajaran, dan asesmen melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan soal evaluasi. Semua elemen ini mencakup prinsip Culturally Responsive Teaching, seperti pemahaman budaya, kolaborasi kelompok, diskusi tentang penerapan konsep budaya dalam matematika, serta kegiatan berpikir kritis dan penerapan konsep matematika dalam kehidupan nyata. Kesimpulan penelitian ini adalah perencanaan pembelajaran yang disusun sudah baik untuk diterapkan di kelas. Disarankan agar guru mengembangkan lebih banyak pembelajaran berbasis budaya lokal untuk memperkuat hubungan antara materi dan kehidupan siswa, serta menunjukkan pentingnya topik dalam mengatasi kesenjangan antara realitas dan harapan pembelajaran.

##submission.authorBiographies##

##submission.authorWithAffiliation##

Dosen S1 PGSD Universitas Bengkulu

##submission.authorWithAffiliation##

Dosen S1 PGSD Universitas Bengkulu

Diterbitkan
2025-02-25