Desain Perangkat Pembelajaran Menggunakan Model Eliciting Activities pada Kurikulum Merdeka
Abstrak
Ketersediaan perangkat pembelajaran dan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berpengaruh terhadap terlaksananya implementasi kurikulum Merdeka di satuan pendidikan. Optimalnya pelaksanaan pembelajaran juga tidak terlepas dari perangkat pembelajaran yang digunakan. Kurangnya pengetahuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis kurikulum Merdeka menyebabkan perangkat pembelajaran tersebut tidak memadai. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti melakukan research and development untuk perangkat pembelajaran menggunakan model Elicitng Activities (MEAs). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar. Modul ajar yang dikembangkan menggunakan tahapan model MEAs pada materi teorema phytagoras fase D. Sintaks dari model MEAs yaitu, 1) mengidentifikasi dan menyederhanakan masalah; 2) membuat model matematis; (3) mentrasformasikan dan menyelesaikan masalah, (4) mengevaluasi hasil penyelesaian masalah. Pada penelitian ini, peneliti hanya menggunakan 2 tahapan model pengembangan Plomp yaitu tahap preliminary research dan prototyping phase karena perangkat yang dikembangkan hanya sampai pada tahap desain. Pada tahap preliminary research, peneliti melakukan analisis perangkat pembelajaran, analisis materi dan analisis siswa. Tahap prototyping phase, peneliti merancang perangkat pembelajaran berdasarkan hasil dari analisis yang dilakukan serta perangkat tersebut sudah divalidasi oleh expert review. Berdasarkan hasil validasi, ATP yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan nilai 95,50 dan modul ajar dinyatakan sangat valid dengan nilai 93.