Peran Model Pembelajaran Inquiry Training Model (ITM) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa

  • Shakilla Annastasya Syach Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Tarbiyah, dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Gelar Dwirahayu Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Finola Marta Putri Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran model pembelajaran Inquiry Training Model (ITM) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini dilakukan pada salah satu SMA di kota Bekasi pada siswa kelas X semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain post test only control group. Instrumen yang digunakan yaitu tes uraian kemampuan berpikir kreatif matematis, indikator kemampuan berpikir kreatif matematis yang digunakan pada penelitian ini yaitu: flexibility, fluency, elaboration, dan originality sampel pada penelitian ini yaitu kelas X.I dan X.II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inquiry training model dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dibandingkan kelas yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Serta kecapaian indikator flexibility sebesar 77,9% dengan kategori baik, fluency sebesar 56,4% dengan kategori cukup, elaboration sebesar 71,4% dengan kategori baik, originality sebesar 50% dengan kategori cukup. Kesimpulan pada penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran inquiry training model (ITM) berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.

Diterbitkan
2025-02-25