Sebuah Studi Kasus: Pemecahan Masalah Bangun Ruang Ditinjau dari Tingkat Motivasi Belajar

  • Nur Sahidah Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Fitria Sulistyowati Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Krida Singgih Kuncoro Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Esti Harini Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Wikan Budi Utami Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan siswa dalam pemecahan masalah bangun ruang ditinjau dari tingkat motivasi belajarnya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek tes dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX berjumlah 15 orang yang berasal dari salah satu sekolah di Gedangsari, Yogyakarta. Dari subjek tes tersebut, hanya dipilih satu siswa sebagai subjek penelitian dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki motivasi belajar dalam kategori rendah dengan persentase 39,8%. Dari tes mengenai pemecahan masalah bangun ruang didapatkan 3 jenis kesalahan yang dialami oleh siswa yaitu kesalahan konseptual, kesalahan kecerobohan dan kesalahan teknis/perhitungan dimana siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar bangun ruang dan ketidaktelitian dalam proses penulisan serta perhitungan. Oleh karena itu, siswa diharapkan lebih sering melatih diri mengerjakan latihan soal secara mandiri untuk meningkatkan ketelitian dan pemahaman konsep. Sedangkan bagi guru dapat menerapkan model pembelajaran menarik dan interaktif yang dapat mendorong siswa aktif dalam pembelajaran.

Diterbitkan
2025-02-25

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##